Kamis 22 Nov 2012 07:31 WIB

Telkomsel Geliatkan Kembali Industri Konten Kreatif

Rep: Rosita Budi Suryaningsih / Red: Hazliansyah
Logo Telkomsel.
Foto: blogspot.com
Logo Telkomsel.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Bersama 150 mitra Value Added Service (VAS) dan Content Service Partner, Telkomsel meneken nota kerjasama untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, Telkomsel juga menyerukan agar para mitra bisa menggeliatkan kembali industri konten kreatif.

Project Director Service, Content, Application, and Portal Task Force (SCAP) Telkomsel Gideon E Purnomo, mengatakan upaya yang dilakukan pihaknya ini diharapkan mampu menjadi breakthrough untuk memajukan kembali industri konten kreatif dalam era konvergensi media.

"Kesalahan yang dulu dilakukan agar bisa diperbaiki agar dapat melanjutkan kembali aktivitas di dunia kreatif," ujarnya dalam acara One Comitment Telkomsel VAS and Content Provider Gathering, Rabu (21/11).

Menurutnya, bisnis konten dan dunia digital, akan menjadi bisnis dan harapan di masa depan, terutama bagi operator seluler. Sayangnya, masyarakat Indonesia masih takut dan khawatir karena peristiwa yang disebut black october setahun lalu, dimana banjir konten jadi meresahkan dan merugikan pelanggan.

Karena black october, menurutnya bisnis digital sangat menurun bahkan hingga sekarang. Hal ini diperparah lagi dengan belum adanya regulasi dari pemerintah untuk mengatur hal ini.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement