Kuburan Massal Tenaga Medis Ditemukan di Gaza

Jenazah pertama ditemukan pada 27 Maret.

AP
Badan PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA) menemukan kuburan massal petugas medis di Gaza
Red: Agung Sasongko

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 15 jenazah pekerja medis dan kemanusiaan ditemukan di Gaza. Para korban termasuk delapan anggota Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), enam dari Pertahanan Sipil Palestina (PCD), dan satu dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Petugas kesehatan seharusnya tidak pernah menjadi sasaran. Namun, kami di sini hari ini, menggali kuburan massal para penanggap pertama dan paramedis," kata Jonathan Whittall, Kepala Kantor di OCHA OPT.

Baca Juga


"Kendaraan mereka, ambulans mereka, kendaraan PBB, kendaraan pertahanan sipil hancur dan dibuang, ditutupi pasir." Jenazah mereka ditemukan oleh rekan-rekan mereka di daerah Tal Al-Sultan di Rafah, tempat mereka dikuburkan di samping kendaraan darurat mereka yang hancur.

Menurut Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), tim pertama dibunuh oleh pasukan Isra*l pada 23 Maret. Tim tanggap darurat dan bantuan berikutnya, yang dikirim untuk mencari rekan mereka yang hilang, juga terkena serangan selama beberapa jam.

Jenazah pertama ditemukan pada 27 Maret, sedangkan 14 jenazah lainnya ditemukan pada 30 Maret. OCHA berpartisipasi dalam upaya pencarian atas nama PBB, mengoordinasikan akses dengan otoritas Israel. Pasukan Israel mengidentifikasi area tempat jenazah dikuburkan.

Video Editor: Ronggo Astungkoro

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Berita Terpopuler