REPUBLIKA.CO.ID,DEPOK-Sebanyak 40 jadwal perjalanan kereta rel listrik (KRL) yang melalui jalur Jakarta-Bogor terganggu akibat beberapa kereta rusak yang menumpuk di Dipo Depok dan Stasiun Depok Lama.
Kepala Stasiun Depok Baru, Nasrudin, mengakui rusaknya sejumlah kereta menyebabkan penumpukan penumpang di berbagai stasiun di Kota Depok. ‘’Bukan karena mogok, tapi memang keretanya rusak. Kereta yang rusak terdiri dari empat kereta ekonomi dan satu kereta ekspres,” ungkap Nasrudin kepada para wartawan, Senin (13/12). Perjalanan kereta yang batal sebagian besar kereta ekonomi.
Ia mengatakan, kelima kereta itu mengalami kerusakan mesin atau sarana kereta, bukan karena gangguan sinyal seperti kabar yang banyak dihembuskan. Kerusakan pada kereta-kereta tersebut karena kondisi kereta yang sudah tua. “Kereta sudah tua dan tidak laik jalan.
Ia menambahkan perbaikan kereta yang rusak tidak akan selesai sehari ini. Perbaikan telah dilakukan sejak pukul 05.00 WIB. Namun, hingga Senin (13/12) petang ini, lima buah kereta itu masih dalam perbaikan. ‘’Secepatnya akan diselesaikan,’’ umbarnya.
Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) I, Mateta Rijalulhaq, mengatakan kelima kereta tersebut sedang menjalani perbaikan rutin. Ia tidak dapat menjanjikan perbaikan kereta tersebut akan segera diselesaikan. “Saya tidak dapat menjamin lima buah kereta itu akan segera beroperasi,” kilah Mateta.
PT KAI Daops I jurusan Jakarta-Bogor melayani 500 ribu penumpang dengan 436 keberangkatan. Dengan adanya sejumlah kereta yang tengah diperbaiki, kini tinggal tersisa 396 keberangkatan, berkurang 40 jadwal keberangkatan. “Sedikitnya 28 ribu penumpang kereta akan terlantar karena keterlambatan tersebut,” imbuh Mateta.