Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

BTNK Larang Keras Kembang Api di Kawasan Taman Nasional Komodo

Jumat 01 Apr 2022 12:16 WIB

Red: Nur Aini

Pemandangan alam di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), di Manggarai Barat, NTT, Selasa (20/1/2020).

Pemandangan alam di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), di Manggarai Barat, NTT, Selasa (20/1/2020).

Foto: Antara/Kornelis Kaha
Percikan kembang api dapat menimbulkan kebakaran sabana di Taman Nasional Komodo

REPUBLIKA.CO.ID, LABUAN BAJO -- Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) melarang keras aktivitas wisatawan yang menyalakan kembang api di dalam kawasan Taman Nasional Komodo dengan alasan apapun.

 

"Kembang api dan petasan itu dilarang," kata Kepala BTNK Lukita Awang ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga

Ia menegaskan larangan tersebut diberikan karena percikan kembang api dapat menimbulkan kebakaran sabana dengan cepat dan masif. Pelaku usaha wisata atau wisatawan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan dapat diancam hukuman pidana. Menurut dia, Taman Nasional Komodo sebagai kawasan pelestarian alam melakukan kegiatan konservasi berdasarkan tiga pendekatan. Pendekatan itu yakni perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Mengacu pada prinsip itu, BTNK pun tidak memperbolehkan enam aktivitas wisata dilakukan dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Selain kembang api, BTNK juga melarang penggunaan jetski karena dapat membahayakan keselamatan biota laut yang melintas di perairan. BTNK juga melarang untuk menyalakan api unggun di pulau-pulau kecil atau pantai dalam kawasan Taman Nasional Komodo, melakukan aktivitas barbecue (BBQ), dan merokok. Tiga aktivitas itu berpotensi mengakibatkan kebakaran padang sabana atau pada jalur trekking tertentu.

Satu hal lain yang juga dilarang ialah berkemah. Wisatawan dilarang melakukan aktivitas berkemah hampir di seluruh pulau kecil atau pantai dalam kawasan. Hal itu dilarang karena Komodo tersebar pada lima pulau utama Taman Nasional Komodo, termasuk pulau-pulau kecil tak berpenghuni.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile