Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

16 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tol Serpong-Balaraja Tingkatkan Konektivitas Sekitar Jakarta

Sabtu 10 Oct 2020 03:05 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Pekerja mengerjakan pembangunan tiang penyanggah ruas tol Serpong Balaraja (Serbaraja) seksi satu Serpong - Legok di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (29/11/2019).

Pekerja mengerjakan pembangunan tiang penyanggah ruas tol Serpong Balaraja (Serbaraja) seksi satu Serpong - Legok di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (29/11/2019).

Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Tol Balaraja-Serpong akan mendukung pengembangan wilayah di Maja dan Lebak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap kehadiran Tol Serpong-Balaraja yang saat ini dimulai pembangunannya dapat meningkatkan konektivitas kawasan barat Jakarta. Menteri PUPR mengatakan, selain meningkatkan konektivitas menuju wilayah Jakarta juga menjadi akses menuju Merak dan Lampung karena terhubung dengan Balaraja yang menjadi akses masuk ke Tol Tangerang–Merak.

"Dengan meningkatnya konektivitas, kawasan industri yang terkonsentrasi di Tangerang hingga Serang dan Cilegon dapat terlayani kebutuhan logistiknya," ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja sepanjang 39,80 km yang menghubungkan wilayah barat Jakarta, tepatnya dari Kota Tangerang Selatan dengan Kabupaten Tangerang.

Tol ini merupakan sambungan dari ruas Tol Ulujami-Serpong yang dirancang untuk mempersingkat waktu tempuh dari Serpong (BSD) menuju Jakarta dan Merak. Saat ini telah dimulai pembangunan oleh kontraktor PT Trans Bumi Serbaraja untuk Seksi 1A sepanjang 5,2 Km yang terdiri dari 3 paket pekerjaan dengan target selesai September 2021.

Tercatat hingga akhir September 2020, progres konstruksi paket 2 sepanjang 0,95 Km mencapai 37 persen. Sisanya paket 1 sepanjang 2,30 Km dan paket 3 sepanjang 1,90 Km dalam tahap penyelesaian pembebasan lahan.

Selain itu, jalan tol Serpong-Balaraja juga akan mendukung pengembangan wilayah di sisi barat Jakarta, salah satunya Kota Baru Maja bahkan hingga Lebak. Jalan tol Serpong-Balaraja direncanakan memiliki delapan Simpang Susun (SS) yang bisa menjadi akses baru dari Serpong hingga Balaraja yakni SS CBD, SS Industri, SS Legok, SS Mekar Jaya, SS Pasir Barat, SS Jambe, SS Cileles, dan SS Tigaraksa.

Tol Serpong-Balaraja terdiri atas tiga seksi, yakni seksi I (BSD–Legok) sejauh 11,3 km, seksi II (Legok–Tigaraksa Selatan) 10,7 km, dan seksi III (Tigaraksa Selatan–Balaraja) 17,8 km dengan total nilai investasi sebesar Rp 6,04 triliun dan biaya konstruksi sekitar Rp 2,70 triliun.

Skema pembiayaan pembangunan tol ini merupakan salah satu contoh jalan tol yang diinisiasi oleh pihak swasta untuk mendukung program Pemerintah dalam pengembangan jaringan jalan bebas hambatan.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile