Selasa 03 Jan 2017 17:00 WIB

Inter Milan Bidik Gelandang

Red:

MILAN -- Kompetisi Seri A hampir mencapai setengah perjalanan musim 2016/2017. Ketika sudah menginjak paruh kedua, setiap tim bakal diberi kesempatan untuk mengisi ulang amunisi dan bahan bakar mereka di bursa transfer musim dingin Januari ini. Salah satunya Inter Milan yang kini sedang mencari mesin baru demi memperkuat skuat mereka.

I Nerazzurri musim ini mengalami fase transisi pergantian pelatih beruntun dari Roberto Mancini ke Frank de Boer, lalu Stefano Pioli. Tak selesai di situ, masalah paling pelik bagi Inter justru terjadi pada sektor pertahanan mereka yang dibilang terlalu mudah dibongkar bagi tim yang mengincar tempat ketiga klasemen Seri A.

Lihat saja, dalam 18 pertandingan yang telah dimainkan, La Beneamata kebobolan 21 gol. Catatan ini membuat Mauro Icardi dkk kehilangan poin begitu mudah. Hal itu membuat Inter tertahan di peringkat ketujuh. Tentu persoalan tersebut membuat Stefano Pioli harus mendatangkan amunisi baru demi memperkokoh timnya.

Kegelisahan Pioli di atas lapangan setidaknya dapat terobati setelah ia melakukan pertemuan dengan petinggi Inter, Suning Grup, di Cina pada akhir bulan Desember. Dalam pertemuan, investor asal Asia Timur itu menyetujui pembelanjaan pemain pada musim dingin 2017 ini sekaligus bersedia menggelontorkan dana besar untuk mendapatkan tanda tangan pemain yang dibutuhkan oleh pelatih 51 tahun itu.

"Saya sangat bahagia bisa melakukan pertemuan langsung dengan Suning, dan hasilnya memuaskan," terang Pioli, dikutip Sky Sport beberapa waktu lalu.

Nama Lucas Leiva yang sulit mendapatkan tempat utama di Liverpool menjadi incaran pertama Inter. Media Italia sebulan belakangan gencar memberitakan Inter akan meminjam gelandang bertahan 29 tahun itu dari Anfield Stadium. Tentu, berkat jam terbangnya, Lucas bisa menjadi panutan bagi skema bertahan Nerazzurri bersama Miranda.

Namun, kabar terbaru yang ditulis Daily Star, Senin (2/1), pihak Liverpool mengonfirmasi bahwa pesepak bola asal Brasil tersebut masih dibutuhkan oleh klub. Liverpool hanya bersedia jika Inter harus memboyongnya secara permanen pada akhir musim 2016/2017.

"Tawaran datang dari Inter. Tapi kami (Liverpool) menginginkan peminjaman dengan opsi permanen pada akhir musim panas nanti," terang chief Liverpool.

Lucas sendiri sejauh ini baru bermain sebanyak delapan kali di Liga Primer Inggris dari total 19 pertandingan liga. Minimnya kesempatan bermain, bisa membuatnya berpikir untuk hijrah ke Italia. Lucas bisa saja meninggalkan segala kenangan indahnya selama sembilan musim bersama the Kupites.

Lucas juga mungkin sadar, Liverpool saat ini tengah dalam masa transisi dan mungkin gaya permainan Seri A yang lebih lambat cocok dengan kebugarannya. Lucas dinilai kurang pas dengan pola gegenpressing ala Juergen Klopp.

Di sisi lain, rekan setim Lucas Leiva di timnas Brasil, Luiz Gustavo, masuk dalam daftar belanja Il Biscione. Meski sedikit berbeda dalam gaya bermain, Gustavo yang cenderung bisa dikatakan sebagai seorang regista memiliki kelebihan selain kemampuan bertahannya.

"Namun, selama beberapa hari terakhir, pintu juga terbuka bagi Inter untuk bisa mendatangkan Luiz Gustavo yang secara teknik sejalan dengan apa yang diinginkan oleh Pioli," tulis pernyataan di laman resmi klub.

Apabila kedua pemain dibandingkan, Luiz Gustavo lebih memberikan jaminan kepastian bagi si Ular. Gelandang berusia 29 tahun itu telah mengantongi 11 penampilan bersama VFL Wolfsburg di musim ini dengan menciptakan umpan akurat sebanyak 83,9 persen. Sedangkan, mendatangkan Leiva merupakan sebuah perjudian bagi kubu Pioli.

Tak mudah bagi Inter memboyong Luiz Gustavo. Penyebabnya, juara bertahan Italia Juventus bakal berani saling sikut demi mendapatkan tandatangan eks penggawa Bayern Muenchen itu.

Dilansir Calcio Mercato, Senin (2/1), seusai gagal mendapatkan Axel Witsel, kini kubu Signora Omicid bakal berfokus mengejar Luiz Gustavo.

Perebutan tak hanya pada Luiz Gustavo. Sebagaimana dilaporkan Gazzetta dello Sport disadur Triball Football, Inter dan Juve juga bersaing mendatangkan gelandang muda Italia yang kini bermain bersama Atalanta, Roberto Gagliardini.

Peluang Inter mendapatkan pemain 22 tahun itu lebih besar mengingat direktur Piero Ausilio hari ini melakukan penawaran sebesar 22 juta euro untuk Gagliardini. Atalanta pun bersedia menjual Gagliardini pada bulan ini dan mereka senang melakukan bisnis dengan Inter.

Untuk diketahui, Pioli merupakan pelatih dengan gaya defensif. Dua tim sebelumnya yang ia latih, Bologna dan SS Lazio, sangat menonjol dalam bertahan.

Di Bologna, total kebobolan mereka per musim adalah 43 gol, terbaik keenam di bawah Juventus, AC Milan, Udinese, Atalanta, dan Fiorentina pada 2011/2012. Sedangkan, bersama Lazio pada 2014/2015, jumlah kemasukan Gli Aquilotti cuma 38 biji dengan rata-rata satu gol per laga. Angka tersebut hanya kalah dari AS Roma dan Juventus.

Barangkali karena Pioli mantan seroang bek ketika menjadi pemain, dirinya paham cara membuat sistem yang solid di lini belakang Nerazzurri. Para fan Inter pun berharap sang pelatih mampu mendirikan tembok kokoh di sektor tersebut. Yang jelas, tim peraih trebel winner 2009/2010 ini membutuhkan sosok gelandang pekerja keras yang dapat menjaga kedalaman lini tengah. rep: Anggoro Pramudya ed: Abdullah Sammy

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement