Oleh: Mohammad Akbar
Keelokan sesungguhnya Masjid Hassanil Bolkiah justru tersaji di kala malam tiba. Kubah masjid ini memperlihatkan keindahannya.
Kilauan warna kuning emas itu menegaskan sebuah kemewahan yang dihadirkan oleh sang penguasa Brunei buat menjamu warganya yang mayoritas beragama Islam.
Masjid ini dikelilingi oleh pepohonan. Hadirnya pohon-pohon ini melengkapi kesan teduh dan anggun bagi masjid ini. Di antara deretan pohon yang rindang tersebut terdapat pula bangku-bangku panjang untuk melepas lelah.
Dan, untuk melengkapi keasrian alam sekitar itu dihadirkan pula air mancur yang ada di pelataran masjid. Sementara itu, sebelum memasuki bagian dalam masjid, para jamaah yang hendak masuk akan menemukan sebuah pintu.
Jumlah pintu masuk ke dalam ini ada sebelas. Material pintu ini terbuat dari kayu yang didatangkan dari Filipina. Tinggi pintu tersebut berukuran 2x3,7 meter dengan bagian atasnya berbentuk melengkung.
Setelah pintu terbuka maka akan terlihat sebuah ruang yang lapang. Ruangan tersebut memiliki ukuran lebih dari 18 ribu meter persegi. Dengan luas ruang terbuka itu diharapkan bisa menampung jamaah lelaki hingga 3.500 orang.
Lempengan emas 24 karat
Tatkala sudah berada di dalam bangunan masjid ini maka pandangan akan langsung tersedot menyaksikan sebuah lampu chandellier yang menggantung di bawah kubah utama dengan diameter hampir mencapai 35 meter.
Kabarnya, lampu gantung tersebut dilapisi emas 24 karat serta dihiasi oleh lampu kristal yang diboyong dari Austria.
Untuk lebih melengkapi kemegahan dan keanggunan bagian kubah utama itu, sekitar bagian dalam kubah dipasangkan marmer putih. Marmer-marmer itu bahkan didatangkan dari Italia. Lantas untuk menghadirkan keindahan seni, dipamerkan juga hiasan kaligrafi dari ayat Alquran serta bentuk garis simetris pada lapisan marmer dari Italia tersebut.
Apakah lampu gantung yang ada di masjid ini hanya ada satu? Rupanya sang sultan tak cukup puas dengan menghadirkan satu lampu gantung impor.
Di beberapa sudut ruangan digantungkan pula lampu jenis chandelier. Bedanya, ukuran lampu tersebut lebih kecil dari lampu gantung yang berada di bawah kubah utama.