Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

15 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Aktivis Mahasiswa 98 Dukung Prabowo

Senin 19 May 2014 11:15 WIB

Rep: Djoko Suceno/ Red: Erik Purnama Putra

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto berorasi dihadapan ribuan buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis (1/5).

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto berorasi dihadapan ribuan buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis (1/5).

Foto: Antara/Yudhi Mahatma

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Aktivis mahasiswa 1998 mendukung Prabowo Subianto menjadi presiden RI dalam pilpres 9 Juli mendatang. Para mantan aktivis yang dulu turun ke jalan tersebut memiliki alasan mengapa harus mendukung mantan danjen Kopassus tersebut. "

Indonesia butuh pemimpin kuat agar disegani oleh bangsa-bangsa di dunia," kata juru bicara aktivis 98, M Ali Ridho kepada para wartawan, Senin (19/5).

Para mantan aktivis tersebut bersatu dalam  Aliansi Kerakyatan Indonesia Raya (Alkadera) yang dideklarasikan di Bandung. Dalam deklarasi tersebut Ketua Umum Alkadera M Ali Ridho menyatakan, tim yang dibentuknya ini akan berjuang memenangkan pasangan ini pada pilpres 9 Juli mendatang. "Target kita bisa menyumbangkan suara sebesar 23 persen dari perolehan suara pasangan ini," katanya.

Alkadera, kata Ali, terdiri dari sejumlah elemen masyarakat. Antara lain forum aktivis 98, kelompok petani, buruh, dan sejumlah elemen lainnya. dukungan Alkadera terhadap pasangan ini dilakukan lantaran Indonesia butuh pemimpin yang tegas sehingga bisa membangun ekonomi masyarakat yang sehat.

"Hanya pasangan ini yang bisa mengembalikan kedaulatan ekonomi Indonesia  yang mengemban amanat penderitaan rakyatdan menyatukan seluruh potensi sumberdaya  sebagai usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan," ujar pria yang dulu menjadi aktivits 1998 di Bandung ini.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile