REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI -- Kerusakan jalan terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Sukabumi. Salah satu penyebabnya dikarenakan adanya saluran air atau drainase yang ditutup.‘’Jalan rusak sebagian dikarenakan adanya saluran air yang ditutup,’’ ujar Kepala Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pelayanan Sukabumi, Dinas Bina Marga Jabar, Eryanto kepada wartawan akhir pekan lalu.
Pasalnya, air yang seharusnya masuk saluran air terpaksa mengalir ke jalan.Seharusnya kata Eryanto, drainase tersebut tidak ditutup untuk menampung air. Sehingga jalan yang ada di sekitarnya tidak cepat rusak.Selain disebabkan drainase lanjut Eryanto, kerusakan jalan akibat dilintasi kendaraan yang melebihi beban jalan.
Saat ini jalan di Sukabumi hanya bisa dilalui kendaraan dengan muatan sumbu terberat (MST) delapan ton. Namun, pada kenyataannya jalanan di Sukabumi dlintasi truk pasir yang memuat 40 ton. Dampaknya, jalan di Sukabumi cepat rusak terutama di lintasan truk pasir Kecamatan Sukalarang dan Sukaraja Kabupaten Sukabumi.