Ahad 17 Aug 2014 21:42 WIB

Energi Alternatif Lemah, Subsidi BBM Selalu Meningkat

Rep: C88/ Red: Djibril Muhammad
Kuota Subsidi BBM 2014
Foto: Republika/Prayogi
Kuota Subsidi BBM 2014

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi VII DPR RI, Rofi Munawar, mengungkapkan selama ini pemerintah masih lemah dalam mengembangkan energi alternatif. Akibatnya, konsumsi energi selalu didominasi energi fosil.

"Saya akui pengembangan energi alternatif masih jalan di tempat," kata Rofi kepada Republika, Ahad (17/8).

Naiknya subsidi BBM pada RAPBN 2015, lanjut Rofi, karena pemerintah selalu dihadapkan pada kurangnya pasokan BBM di lapangan. Kenaikan anggaran subsidi BBM tersebut didasarkan pada nilai tukar rupiah yang tinggi.

"Kita dihadapkan pada kurangnya pasokan dan pemerintah selalu minta tambahan kuota di titik-titik terakhir,” lanjut Rofi.

Ia menjelaskan, RAPBN tersebut masih akan dibahas. Sehingga, perubahan dalam RAPBN 2015 masih mungkin terjadi.

Menindaklanjuti lemahnya pengembangan energi alternatif, Rofi menambahkan saat ini pemerintah tengah merevisi UU tentang panas bumi. Selama ini, pemanfaatan panas bumi terbentur pada UU No. 41/1999 tentang Kehutanan. "Nantinya panas bumi tidak dikategorikan penambangan tetapi pemanfaatan," kata Rofi.

Ia berharap dengan adanya UU ini pemerintahan yang akan datang akan lebih maksimal dalam mengembangkan energi alternatif.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement