REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Para petempur ISIS merebut markas besar pasukan Kurdi yang mempertahankan kota perbatasan Kobane, Jumat, kata satu kelompok pemantau.
"Kelompok garis keras itu telah menguasai gedung markas besar," yang digunakan oleh milier Kurdi dan penguasa sipil, kata kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manssia (SOHR).
Pertempuran sengit berkobar di sekitar kompleks itu sepanjang pagi setelah para petempur ISIS yang kini berganti nama IS (Islamic State) merebut wilayah yang digunakan pasukan internal Asayesh Kurdi, Kamis.
IS kini menguasai 40 persen kota itu," setelah memasuki distrik-distrik timur pada Senin serta menyerang dari barat dan selatan, kata kelompok pemantau yang berpusat di Inggris itu.
"Penguasaan atas markas besar tersebut akan memungkinkan IS bergerak ke pos perbatasan dengan Turki di utara kota itu," kata direktur SOHR Rami Abdel Rahman keada AFP.
"Jika mereka berhasil, maka pasukan Kurdi yang berada di dalam kota itu akan terkepung total," katanya.