REPUBLIKA.CO.ID, Ribuan orang berpesta bersama di Havana Malecon pinggir laut hingga dini hari Sabtu (13/8), merayakan ulang tahun pemimpin Kuba Fidel Castro ke-90. Mereka menyanyikan lagu latin di tengah gemerlap lampu yang menerangi dari kajauhan.
Perayaan tengah malam menampilkan band yang memainkan lagu 'Happy Birthday' untuk menghormati revolusioner sayap kiri tersebut. Kembang api meramaikan langit di sisi lain teluk.
Penari dengan pakaian warna-warni menarikan salsa membentang beberapa kilometer di Malecon, seperti karnaval tahunan Havana yang dikombinasikan dengan konser ulang tahun Fidel.
"Ini adalah hadiah terbaik yang dapat kami berikan kepadanya. Untuk 90 tahun yang berlalu dan 90 tahun lainnya," ujar salah satu penari Leydis Campos (25 tahun).
Pameran foto tentang hidup Fidel digelar dan pembuat cerutu memecahkan rekor dengan membuat cerutu terpanjang di dunia, sepanjang 90 meter untuk meghormati Fidel.
Sementara itu, banyak warga Kuba mengkritik Castro untuk memiliki kebebasan pribadi dan ekonomi gaya Soviet, yang lain senang dengan pembebasan Kuba dari dominasi AS dan penyediaan akses universal terhadap kesehatan dan pendidikan.
"Fidel adalah hal terbaik yang terjadi di negara kita," kata Aldo Zamora (40 tahun), penjual balon binatang.
Fidel menyerahkan kendali kekuasaan pada 2008 kepada adiknya Raul Castro karena penyakit usus yang hampir membunuhnya. Meski demikian, ia mempertahankan gelar 'Pemimpin Bersejarah'.
Sejak itu, ia jarang muncul ke publik. Penampilan langkanya belum lama ini memperlihatkan Fidel yang tampak semakin lemah dengan pakaian olahraga nyaman, bukan seragam militer hijau.
Ia tidak dijadwalkan untuk tampil di depan umum untuk perayaan ulang tahunnya, meski ia akan bertemu dengan sekutu Kuba Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang tiba di Havana Sabtu dini hari.
Beberapa orang Kuba mengatakan, mereka kehilangan pemimpin karismatik yang menemani mereka selama puluhan tahun. Topik tentang energi nuklir untuk pertanian dalam pidatonya menjadi salah satu yang terkenal.
"Kata-katanya memberi kami rasa percaya diri," kata Yadiri Escudero (25 tahun), dikutip Reuters.