Sabtu 24 Sep 2016 13:12 WIB

Serangan Udara Ofensif Kembali Terjadi di Aleppo

Rep: Puti Almas/ Red: Winda Destiana Putri
Kota Aleppo, Suriah
Foto: VOA
Kota Aleppo, Suriah

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Pesawat-pesawat tempur meluncurkan bom di Aleppo, Suriah, Jumat (23/9). Serangan ini terjadi setelah pasukan tentara Pemerintah Suriah yang didiukung Rusia mengumumkan akan berupaya kembali mengambil alih salah satu kota terbesar di negara itu.

Dalam serangan terbaru setelah gencatan senjata antara pasukan pemerintah dan oposisi terjadi pekan lalu, ratusan korban kembali berjatuhan. Banyak dari mereka adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Dalam salah satu rekaman video, terlihat seorang gadis kecil yang tengah berteriak saat petugas menyelamatkannya keluar dari puing-puing bangunan yang runtuh akibat bom. Selain itu, rekaman lainnya menunjukkan ada balita laki-laki yang terkubur di reruntuhan dan nampaknya telah kehilangan nyawa.

Kepala sebuah rumah sakit di wilayah timur Aleppo, Hamza Al Khatib mengatakan 91 orang tewas dalam serangan itu. Sementara, 40 bangunan di sana juga hancur.

Gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang kembali runtuh ini menandai perang panjang di Suriah selama lima tahun lebih. Dua negara yang berada dalam sisi bersebrangan belum menemukan kesepakatan agar upaya menciptakan perdamaian tercapai.

Tentara Suriah mengumumkan operasi serangan dilakukan untuk merebut wilayah kota yang dikuasai oposisi. Pihaknya membantah telah menargetkan warga sipil dan menekankan secara akurat menujukan bom di posisi pasukan pemberontak dilansir Reuters.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement