Senin 31 Oct 2016 13:23 WIB

Marquez: Terima Kasih Tuhan, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Bilal Ramadhan
Marc Marquez
Foto: REUTERS
Marc Marquez

REPUBLIKA.CO.ID, SEPANG -- Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez apes karena sempat terjatuh dan hanya menyelesaikan seri MotoGP Sepang, Ahad (30/10) di posisi ke-11 dengan lima poin tambahan. Dia bersyukur pada Tuhan karena sudah lebih dulu mengantongi gelar juara dunia.

"Terima kasih Tuhan, gelar juara dunia sudah lebih dulu diputuskan," ujarnya, dilansir dari Speedweek, Senin (31/10).

Jika motornya tidak terpental ke gravel, Marquez yakin dia berpotensi menaiki podium kedua atau ketiga. Dia realistis karena Andrea Dovizioso dari Ducati sangat cepat sehingga tak mungkin meraih tempat pertama.

"Saya dua kali kecelakaan dalam dua pekan. Jika gelar juara dunia belum di tangan, saya pasti berada dalam kesulitan," ujarnya.

Hal ini mengingat selisih poinnya dengan pesaing terberatnya, Valentino Rossi sangat ketat. Kecelakaan Marquez di Sepang dengan Philip Island adaah dua hal berbeda. Setelah terjatuh di Sepang, Baby Alien berusaha tetap menunggangi motornya menyelesaikan balapan demi loyalitasnya pada Honda.

Marc Márquez dan Bradley Smith menggunakan rem cakram karbon di balapan kali ini. Marquez mengaku dia tak pernah menggunakan rem tipe ini untuk trek basah. Marquez mengucapkan selamat atas kemenangan Dovizioso. Dovi menurutnya pembalao Ducati paling berharga dan terus mengembangkan motornya.

"Dia (Dovi) banyak bekerja beberapa tahun terakhir. Dia adalah pemenang kesembilan di kelas ini. Mungkin saja di Valencia Aleix Espargaro bisa menang, sehingga kita memiliki sepuluh pembalap berbeda yang menjawarai balapan musim ini," katanya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement