Rabu 05 Apr 2017 17:19 WIB

Cak Nun dan Kiai Kanjeng akan Ajak Warga Purbalingga Bershalawat

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Andi Nur Aminah
Emha Ainun Nadjib (Cak Nun)
Foto: Antara
Emha Ainun Nadjib (Cak Nun)

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Visi kepempinan Bupati Tasdi dan Wakil bupati Dyah Hayuning Pratiwi dalam mewujudkan masyarakat Purbalingga yang berakhlakul karimah, terus diupayakan. Upaya ini tak hanya dilakukan dengan menggelar gerakan Subuh berjamaah dan gerakan pemberantasan judi, namun juga dengan mengundang sejumlah ulama dan budayawan Muslim untuk memberikan pecerahan pada umat Islam di wilayahnya.

Seperti yang akan digelar Sabtu (8/4) malam, Pemkab Purbalingga akan menghadirkan Budayawan asal Yogyakarta Emha Ainun Najib (Cak Nun) berikut kelompok Kyai Kanjeng untuk mengisi kegiatan shalawat nariyah. "Cak Nun dan Kyai Kanjeng akan tampil di Alun-alun Purbalingga yang mampu menampung pengunjung dalam jumlah cukup banyak," jelas Bupati Tasdi, Rabu (5/4).

Dia menyebutkan, kegiatan tersebut bertajuk 'Shalawat Nariyah bersama Cak Nun dan Kyai Kanjeng. "Melalui kegiatan ini, kami berharap kerukunan antarumat di Purbalingga akan semakin terjaga. Demikian juga, aspek keimanan umat Islam juga akan semakin kokoh," katanya.

Untuk itu, dia juga mengaku sudah mengintruksikan agar seluruh jajaran birokrat di Pemkab Purbalingga untuk berbaur dengan masyarakat menyaksikan acara ini. Mengenai persiapan kegiatan, bupati mengaku jajarannya sudah melakukan berbagai persiapan sejak tiga bulan sebelumnya. Hal yang perlu dipersiapkan, antara lain mengenai pengamanan dan pelayanan bagi para pengunjung. 

Sedangkan untuk pelaksanaan acara, ia berpesan, untuk kenyamanan jamaah, diharapkan masing-masing membawa piranti alas duduk masing-masing. Sebab yang disediakan panitia mungkin tidak mencukupi. "Karena saat ini masih sering terjadi hujan, kami juga meminta pengunjung untuk mempersiapkan payung. Tapi mudah-mudahan saat acara nanti tidak terjadi hujan," katanya. 

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

  • Sangat tertarik
  • Cukup tertarik
  • Kurang tertarik
  • Tidak tertarik
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement