Senin 25 Dec 2017 12:17 WIB

Persib tak Anggap Remeh Piala Presiden

Rep: Febrian Fachri/ Red: Israr Itah
Persib menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) di Yogyakarta, selama 9 hari sejak Kamis (21/12) lalu.
Foto: Nico Kurnia Jati
Persib menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) di Yogyakarta, selama 9 hari sejak Kamis (21/12) lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung bertekad mengulang sukses menjadi juara Piala Presiden 2018. Maung Bandung adalah klub pertama yang menjadi juara Piala Presiden pada 2015 silam.

Pelatih baru Persib Mario Gomez mengatakan, Persib tak akan menganggap Piala Presiden sebagai turnamen kelas dua.

"Piala Presiden penting buat tim ini karena kami membutuhkan beberapa pertandingan untuk menyiapkan diri sebelum Liga, sedikitnya sebulan sebelum kompetisi," kata Gomez, dikutip dari laman resmi Persib, Senin (25/12).

Pelatih asal Argentina itu menyebut perioritas Persib tetaplah Liga 1 Indonesia 2018. Gomez mau membawa Persib membayar kegagalan di Liga 1 2017 di mana hanya finis di urutan 13 klasemen akhir.

Untuk mengembalikan Persib ke papan atas Liga Indonesia, kata Gomez, mereka harus melakukan persiapan matang. Salah satunya pada ajang pramusim. 

Sekarang, Maung Bandung sedang pemusatan latihan selama sembilan hari di Yogyakarta. Setelah itu akan ada evaluasi dan rekomendasi dari Coach Mario pemain yang akan dipertahankan dan pemain yang akan dibeli.

"Fokus kita adalah di Liga 1. Tapi bukan berarti Piala Presiden menjadi tidak penting apalagi ini turnamen yang bagus di Indonesia," ujar Mario Gomez.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement