Selasa 06 Mar 2018 19:22 WIB

Mario Gomez Tekankan Dua Hal untuk Skuat Persib

Persib mendapatkan progres yang cukup baik dalam beberapa uji coba.

Rep: Taufiq Alamsyah Nanda/ Red: Endro Yuwanto
Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez (kanan) bersama para asisten pelatih di hadapan para pemain Persib saat berlatih fisik di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Senin (5/3).
Foto: Republika/Edi Yusuf
Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez (kanan) bersama para asisten pelatih di hadapan para pemain Persib saat berlatih fisik di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Senin (5/3).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pelatih Persib Bandung Mario Gomez menyatakan, beberapa hal yang patut dievaluasi selama tiga bulan ia mengasuh tim asal Kota Kembang tersebut. Meski mengaku puas dengan kemajuan tim, Gomez menekankan dua hal yang perlu diperhatikan, yakni soal lapangan dan ketajaman serangan.

"Dalam tiga bulan terakhir kami sudah bekerja dengan baik tapi saya tidak mengatakan semua berjalan mulus karena kami juga suka terkendala lapangan, maka itu kami juga suka pergi ke Yogya atau kota lain untuk latihan," kata eks asisten pelatih Inter Milan tersebut pada Selasa (6/3).

Sejak menukangi skuat Pangeran Biru, Gomez sudah beberapa kali memboyong Supardi dan rekan-rekannya untuk melakukan pemusatan latihan maupun uji tanding. Di antaranya, yakni ke Yogyakarta, Batam, Jepara, Tasikmalaya, dan Serang.

Selain beruji tanding, Gomez juga sudah menjalani turnamen Piala Presiden 2018. Dalam turnamen pramusim tersebut, Persib harus berpuas diri sampai di babak penyisihan grup. Evaluasi yang selalu ditekankan oleh Gomez dari turnamen tersebut, yakni terkait dengan peluang gol yang belum bisa dimanfaatkan dengan cukup baik.

Pada matchday kedua babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2018, Persib harus menelan kekalahan 0-2 dari tim yang tidak diunggulkan,PSMS Medan. Menurut catatan statistik, penguasaan bola lebih didominasi oleh Persib. Bahkan percobaan tendangan ke gawang serta tendangan yang berkategori on target lebih banyak dikoleksi Persib.

Tingkat penguasaan bola Pangeran Biru tercatat hingga 59 persen, sedangkan Ayam Kinantan 41 persen. Sedangkan percobaan tembakan dilakukan oleh Ezechiel dan kolega terhitung hingga 17 kali. Sementara pasukan asuhan Djadjang Nurdjaman hanya 10 tembakan.

"Ketika kalah di Piala Presiden saat melawan PSMS, kami bisa membuat sembilan peluang tapi kami tidak bisa membuat gol. Kami harus lebih efektif, jika kami buat 10 peluang, seharusnya kami cetak delapan gol. Kami harus meningkatkan itu. Memang kemarin kami melawan tim Liga 2 dan nanti kami akan melawan tim Liga 1 itu yang akan jadi tantangan," jelas pelatih berpaspor Argentina itu.

Kendati tidak maksimal dalam gelaran Piala Presiden, Gomez melihat skuat yang ia nakhodai menyajikan progres yang cukup baik dalam beberapa pertandingan persahabatan yang sudah dijalani. Terbukti, saat melakoni laga melawan Perserang Serang, Persib mampu memanfaatkan 6 dari 12 peluang gol yang tercipta. "Kami juga harus bertanding untuk mengasah bagaimana menguasai bola dan membuat peluang."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement