Kamis 29 Mar 2018 14:11 WIB

Potensi Zakat Sulut Rp 60 Miliar

Baznas Sulut targetkan penerimaan zakat 2018 naik 30 persen.

Ilustrasi Zakat
Foto: Foto : MgRol_94
Ilustrasi Zakat

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Abid Takalamingan mengatakan potensi zakat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bisa mencapai puluhan miliar.

"Menurut pantauan dan studi, kami perkirakan potensi zakat di Sulut bisa mencapai Rp 60-an miliar dalam setahun," kata Abid di Manado, Kamis (29/3).

Dia mengatakan dengan potensi tersebut, akan terus meningkatkan penerimaannya dan menargetkan penerimaan zakat pada 2018 naik sebesar 30 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Saat ini setiap bulan zakat yang terkumpul Rp 120 jutaan," katanya.

Agar penerimaan zakat lebih meningkat, ia terus memperbanyak Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di instansi, perusahaan milik negara atau swasta yang ada. Dia mengatakan terdapat 29 UPZ yang tersebar di Manado. Para pengurusnya secara rutin melakukan penyetoran setiap bulan ke Baznas Sulut.

UPZ yang paling besar mengumpulkan zakat berasal dari PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi, dengan presentase sekitar 15 persen dari total zakat yang terkumpul. Application Operation & Support Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Manado Rizki Farhan mengungkapkan untuk penyaluran zakat telah bekerja sama demgan Baznas Sulut sejak 2014. Pengumpulan zakat tersebut berasal dari karyawan yang ada di Manado, sedangkan untuk yang di Jakarta kerja samanya dengan Baznas pusat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement