Rabu 18 Jul 2018 22:39 WIB

Festival Bunga Internasional Angkat Tema 'Beautiful Tomohon'

Dalam gelaran ini juga dijadwalkan pemecahan rekor MURI merangkai bunga terbanyak..

Red: Yudha Manggala P Putra
...
Foto: Wonderful Indonesia
Tomohon International Flower Festival

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Tomohon siap menggelar Festival Bunga Internasional (Tomohon International Flower Festival) digelar 8-12 Agustus 2018. Tema yang diangkat dalam gelaran ini adalah "Beautiful Tomohon".

"Terima kasih atas respon pemerintah provinsi manakala kami mempresentasikannya kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey," kata Wali Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) Jimmy F Eman di Manado, Rabu (18/7).

Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2018 itu, lanjut dia, mengusung beberapa agenda utama Tournament of Flowers (TOF), Tomohon Flower Carnaval, Tourism Trade Investment and Floriculture Expo. Selanjutnya, pagelaran seni budaya nusantara/ festival seni budaya daerah, serta third general meeting of CAFE (Council of  Asian Flower Exhibition).

Sementara iven penunjang lainnya yang tak kalah menarik yaitu jungle flower enduro (lomba sepeda gunung tanggal 9-11 Agustus ), thanksgiving day (pengucapan syukur Kota Tomohon) pada tanggal 12 Agustus, serta pemecahan rekor MURI merangkai bunga terbanyak, serta lomba paduan suara.

"Kami juga berharap Pemerintah Provinsi Sulut akan turut mengambil bagian dalam kegiatan ini, di dalamnya turut menyukseskan kegiatan yang tahun ini sudah kedelapan kalinya dilaksanakan," pinta Eman.

Dia berharap dukungan penuh masyarakat menyukseskan kegiatan tahunan yang telah menjadi agenda tahunan Kementerian Pariwisata itu. Gubernur Dondokambey mengatakan pihaknya siap menyukseskan festival ini dalam berbagai hal sehingga berjalan baik dan sukses.

"Kami berharap agenda tahunan Kota Tomohon ini akan terus memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kota Tomohon," kata Dondokambey didampingi Wagub Sulut Steven Kandouw bersama jajaran terkait.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement