Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

8 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Anemia Sebenarnya Mudah Disembuhkan

Selasa 21 Aug 2018 12:03 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Anemia bisa diatasi salah satunya dengan konsumsi pil penambah darah.

Anemia bisa diatasi salah satunya dengan konsumsi pil penambah darah.

Foto: Noveradika/Antara
Perawatan untuk defisiensi zat besi sebenarnya cukup sederhana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kekurangan zat besi adalah kekurangan nutrisi yang paling umum di dunia, yang mempengaruhi negara-negara berpenghasilan rendah dan tinggi. Kekurangan zat besi juga sebenarnya mudah diperbaiki.

Tubuh membutuhkan zat besi. Terlalu sedikit zat besi yang dikonsumsi menyebabkan anemia, membatasi kemampuan tubuh untuk membawa dan mengirim oksigen. Gejala defisiensi besi yang terkenal termasuk konsentrasi yang buruk, kelelahan, dan perubahan suasana hati

Wanita lebih dipengaruhi oleh anemia defisiensi besi daripada pria karena mereka kehilangan zat besi selama periode menstruasi dan membutuhkan lebih banyak saat hamil atau menyusui. Di Inggris, satu dari empat wanita anemia saat hamil. Di negara berpenghasilan rendah, satu dari dua wanita anemia. Konsekuensi anemia defisiensi besi pada kehamilan mengkhawatirkan.

Baca juga: Khasiat Dahsyat Lemon Bagi Tubuh

Seperti dilansir dari laman Independent, Selasa (21/8), dalam kasus anemia berat, penelitian menemukan bahwa kondisi tersebut dapat menggandakan risiko kematian bagi ibu. Dalam kasus yang kurang parah, anemia defisiensi besi dapat menyebabkan berat lahir rendah, persalinan dini dan perkembangan otak yang buruk pada bayi.

Perawatan untuk defisiensi zat besi sederhana yaitu dengan memberikan zat besi. Tablet besi sering kali merupakan pengobatan lini pertama karena murah dan tersedia.

Banyak dokter meresepkan tablet besi untuk wanita anemia, terutama mereka yang hamil. Banyak pedoman nasional dan internasional menyarankan bahwa besi harus diberikan secara profilaksis. Di negara-negara di mana kekurangan zat besi meluas, suplemen zat besi diberikan kepada semua wanita hamil, terlepas apakah mereka mengalami anemia. Tapi tetap saja, anemia terus berlanjut.

Ada berbagai cara untuk memberikan pil besi, infus, air yang diperkaya dan memasak dengan zat besi. Tetapi seseorang masih tidak tahu jenis mana yang tepat untuk situasi yang berbeda. Misalnya, jenis besi apa yang paling tepat untuk wanita yang hamil dibandingkan wanita yang mengalami anemia karena pendarahan menstruasi yang berat? Pertanyaan-pertanyaan ini tetap tidak terjawab.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile