Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Cegah dan Menangani Stroke

Sabtu 23 Mar 2019 16:44 WIB

Red: Agung Sasongko

dr. Danny Ngantung SpS

dr. Danny Ngantung SpS

Foto: istimewa
Stroke terjadi akibat tak berfungsinya saraf di otak karena aliran darah tersumbat,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Siloam Hospital Manado (SHMN) menggelar acara talkshow mengenai Pencegahan dan Penanganan Stroke, Jumat (22/3). Secara global dunia mencatat hampir setiap tahun sekitar 5 juta orang meninggal dunia dikarenakan stroke. 

 

"Stroke merupakan penyakit mematikan yang menduduki peringkat tiga setelah kanker dan jantung. Tapi kecacatan yang memiliki peringkat satu adalah penyakit stroke,”papar dr. Danny Ngantung SpS, selaku pembicara di kegiatan tersebut.

Hal ini terjadi akibat tidak berfungsinya saraf di otak karena aliran darah yang memenuhi ke otak tersumbat.  Fungsi otak sangat banyak yaitu untuk mengontrol seluruh bagian dari anggota tubuh, jika salah satu fungsi otak sudah terganggu maka akan ada fungsi gerakan yang terganggu.

”Jika aliran darah ke otak sudah terganggu maka akan mengakibatkan stroke,” dr Danny.

Jadi stroke disebabkan oleh pembuluh darah yang terganggu, adapun faktor penyebab stroke pada umumnya terjadi karena adanya hipertensi, jantung, dan obesitas.

“Hal-hal penyebab ini bisa dihindari dengan cara tidak terlalu berpikir berat yang dapat mengakibatkan stres dan melakukan hidup sehat dengan mengatur pola makan dan teratur berolahraga, tutup dr. Danny di akhir sesinya.

Direktur Siloam Hospitals Manado dr Abraham Talumewo mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk melakukan sosialisasi sekaligus berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang gejala dan akibat yang disebabkan oleh stroke. Sehingga para pengunjung bisa tahu dan dapat menjalani program hidup sehat, tuturnya di akhir talkshow.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile