Kamis 18 Jul 2019 18:01 WIB

Jojo Evaluasi Kesalahan Setelah Lolos ke Perempat Final

Jojo menaklukkan Vittinghus itu 22-20 dan 21-13 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi usai melawan pebulu tangkis tunggal putra Denmark Hans-Kristian Solberg Vittinghus pada babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/7).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi usai melawan pebulu tangkis tunggal putra Denmark Hans-Kristian Solberg Vittinghus pada babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie langsung mengevaluasi kesalahannya setelah mengalahkan Hans-Kristian Solberg Vittinghus pada babak kedua Indonesia Open 2019. Jojo menaklukkan Vittinghus itu 22-20 dan 21-13 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/7).

Hasil itu membuat Jojo berhak melaju ke babak perempat final Indonesia Open 2019. "Yang jadi catatan berikutnya di setiap sudah unggul jangan berpikir untuk buru-buru mau menyelesaikan pertandingan," kata Jojo setelah laga.

Baca Juga

Menurutnya, bermain tergesa-gesa dapat menjadi senjata makan tuan. Itu ia rasakan ketika menghadapi Vittinghus pada gim pertama saat hampir takluk di tangan salah satu unggulan lawan.

Setelah gim kedua, Jojo menyampaikan bahwa faktor mental yang dapat memperbesar kemungkinan untuk menang. Terlebih lagi, dukungan penonton yang hadir langsung di Istora Senayan menjadi suntikan energi tersendiri baginya. 

"Jadinya gim kedua lebih rileks lagi mainnya, lebih tenang. Sebaliknya, Vittinghus justru yang lebih tertekan mainnya," ujar dia.

Pada babak perempat final, Jojo akan berhadapan dengan lawan tangguh Chou Tien Chen. Unggulan keempat ini melaju ke perempat final setelah menaklukkan Lin Dan 24-22, 17-21, dan 21-13.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement