Jumat 17 Apr 2020 22:06 WIB

Satu Pasien Covid-19 di Batam Sembuh

Di Batam terdapat dua klaster penularan Covid-19

Pasien positif Corona.
Foto: Abdan Syakura/Republika
Pasien positif Corona.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Satu pasien positif Covid-19 di Kota Batam, Kepulauan Riau, dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan swabnya dinyatakan negatif dua kali berturut-turut.

"Akhirnya Batam ada yang sembuh. Perdana," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Jumat (17/4) malam.

Baca Juga

Didi menjelaskan, pasien 8 di Batam merupakan puncak klaster pemberdayaan. Di Batam terdapat dua klaster  penularan, yaitu klaster sekolah swasta dan pemberdayaan.

Pasien 8 juga diketahui merupakan ibu dari pasien 9, dan istri dari pasien 10, yang meninggal, serta teman kerja dari pasien 7 dan beberapa pasien positif lainnya. "Malam ini kami nyatakan sembuh setelah hasil negatif kedua kami dapatkan," kata dia.

Ia menyatakan, setelah dinyatakan sembuh, pasien diharuskan tetap menjalani karantina selama 14 hari. Pasien sembuh itu tetap harus menjalankan kebijakan jaga jarak, mengenakan masker dan menjaga kebersihan.

"Cuma kayak kita-kita ini, tetap socialdan physical distancing, jaga kebersihan, pakai masker. Tidak ada imunitas permanen, karena bisa tertular kembali," kata Didi.

Menurut dia, beberapa orang pasien positif Covid-19 di Batam lainnya juga masih menunggu hasil swab kedua, setelah hasil pemeriksaan sebelumnya dinyatakan negatif.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam mencatat 29 orang positif Covid-19.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement