Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Industri Kripto Bertumbuh, Tokocrypto Gelar TKO Summit 2021

Rabu 14 Jul 2021 07:47 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Ilustrasi uang kripto dari bitcoin hingga ethereum

Ilustrasi uang kripto dari bitcoin hingga ethereum

Foto: Anadolu
Industri aset kripto di Asia menyumbang sejumlah besar pengguna kripto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sudah satu dekade, aset kripto menjadi salah satu inovasi signifikan dan turut mengubah cara kerja ekonomi keuangan di seluruh dunia. Sudah lebih dari 10 tahun terlihat bagaimana aset digital dan blockchain berkembang pesat dan  teknologi ini berpengaruh besar dalam berbagai aspek. 

Industri aset kripto di Asia menyumbang sejumlah besar pengguna kripto, perusahaan, penambang, pedagang, dan banyak lagi. Peneliti cryptocurrency dan blockchain dari messari(dot)io, Mira Christanto, menjelaskan bahwa Asia memiliki “sejarah diktator, depresiasi mata uang, dan capital control – semuanya siap untuk disrupsi.” 

Hal inilah yang memungkinkan Asia menjadi pasar kripto yang paling aktif. Di Indonesia sendiri, popularitas aset kripto meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan pada bulan Mei 2021 terdapat lebih dari enam juta masyarakat Indonesia yang menjadi investor aset kripto. 

"Volume transaksi aset kripto pun meningkat drastis. Pada akhir 2020, tercatat nilai transaksi aset kripto sebesar Rp 64,9 Triliun dimana pada Akhir April 2021 nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 327 triliun," kata dia seperti dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (13/7).

Setelah sukses mengadakan Inblocks dan Indonesia Blockchain Week pada tahun 2019 dan 2020 serta mengenalkan Decentralized Finance serta Binance Smart Chain pada awal tahun 2021, Tokocrypto akan menggelar Total Kripto Overview (TKO) Summit 2021 pada 24 Juli 2021 mendatang. 

CEO Tokocrypto Pang Xue Kai mengungkapkan, T.K.O Summit 2021 akan fokus pada pengenalan utilitas token TKO, proyek token lokal pertama di Indonesia dengan utilitas CeFi dan DeFi, salah satunya adalah Non-Fungible Token (NFT). T.K.O Summit 2021 akan diadakan pada 24 Juli 2021 selama kurang lebih 5 jam penuh dengan menghadirkan proyek-proyek crypto global seperti Binance, CoinGecko, Kardiachain, KryptoGo, Tomochain dan masih banyak lagi.

“T.K.O Summit, merupakan wujud nyata Tokocrypto untuk lebih aktif dan agresif dalam menumbuhkan pemahaman lebih dalam tentang aset kripto dan blockchain, seiring dengan menguatkan posisi TKO Token, yang telah dirilis di launchpad pada akhir Maret 2021 dan berhasil menciptakan rekor baru dengan mengumpulkan 10,5 Juta BNB yang setara dengan 4,2 miliar dolar AS,” kata dia.

Rangkaian TKO Summit 2021 juga akan memperkenalkan dan mengulas lebih dalam tentang berbagai proyek inisiasi utilitas TKO seperti proyek inkubator dan crypto hub yang akan dibangun di beberapa wilayah di Indonesia. 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA