Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kenali Penyebab Tekanan Ban Berkurang

Senin 02 Aug 2021 07:35 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Dwi Murdaningsih

Montir memperbaiki mobil.  ilustrasi

Montir memperbaiki mobil. ilustrasi

Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA FOTO
Tekanan udara pada ban bisa berkurang baik karena faktor internal maupun eksternal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengendara dianjurkan untuk selalu memperhatikan tekanan udara pada ban mobil. Sebab, tekanan udara pada ban berpotensi mengalami penurunan. Jika tekanan ban berkurang, maka hal ini bisa menimbulkan sejumlah dampak negatif.

Aftersales Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara mengatakan, tekanan udara pada ban bisa berkurang baik karena faktor internal dari ban itu sendiri maupun karena faktor eksternal.

Baca Juga

Untuk faktor internal, ban bisa mengalami penurunan tekanan udara karena ban terbuat dari karet yang memiliki pori-pori. Meski sangat kecil, tapi pori-pori itu bisa membuat udara dalam ban keluar secara bertahap.

"Apalagi jika kendaraan lama tak digunakan. Jadi hal inilah yang membuat kendaraan yang lama tak digunakan sangat berpotensi mengalami penurunan tekanan udara pada ban," kata Nur Imansyah Tara dalam keterangan pers kepada Republika.co.id pada Sabtu (31/7).

Selain itu, penurunan tekanan udara juga bisa disebabkan oleh adanya kebocoran pada ban. Mengingat, ban mobil juga berpotensi mengalami kejadian yang biasa disebut dengan bocor halus.

Disebut dengan bocor halus karena kebocoranya bersifat sangat minim tapi lama-kelamaan bisa membuat tekanan udara berkurang secara signifikan. Biasanya, hal ini terjadi karena ada benda tajam yang menusuk permukaan ban atau ada bekas tambalan yang terlepas.

Selanjutnya, faktor internal lainya yang membuat tekanan ban berkurang adalah karena kerusakan pada bagian pentil ban atau valve. Dalam sebuat ban, pentil adalah satu-satunya sarana untuk memasukan atau mengeluarkan udara pada ban dengan menggunakan katup.

Oleh karena itu, kerusakan pada bagian valve atau pemasangan valve yang kurang tepat bisa jadi salah satu penyebab berkurangnya tekanan udara pada ban.

Nah, untuk faktor eksternal, penurunan tekanan udara pada ban bisa disebabkan oleh suhu lingkungan sekitar. Karena, dalam suhu rendah, tekanan udara akan mengalami penurunan.

"Selain itu, suhu rendah juga membuat karet ban mengalami pengerutan sehingga menimbulkan celah antara velg dan ban," ucapnya.

Celah inilah yang kemudian membuat udara pada ban keluar dan menimbulkan penurunan tekanan udara secara signifikan.


Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile