Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

3 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tujuh Jenazah Korban Semeru Kembali Diidentifikasi

Rabu 08 Dec 2021 11:50 WIB

Red: Indira Rezkisari

Sejumlah relawan gabungan melakukan evakuasi lanjutan korban erupsi Gunung Semeru di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12). Data tim DVI Polri, korban erupsi Gunung Semeru yang ditemukan meninggal hingga Selasa (7/12) berjumlah 30 orang. Dari jumlah itu, 10 jenazah sudah berhasil diidentifikasi. Sementara 20 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sejumlah relawan gabungan melakukan evakuasi lanjutan korban erupsi Gunung Semeru di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/12). Data tim DVI Polri, korban erupsi Gunung Semeru yang ditemukan meninggal hingga Selasa (7/12) berjumlah 30 orang. Dari jumlah itu, 10 jenazah sudah berhasil diidentifikasi. Sementara 20 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Total tim DVI mengerjakan proses identifikasi 34 jenazah korban Semeru.

REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri kembali menyampaikan hasil identifikasi tujuh jenazah korban bencana alam awan panas guguran (APG) dari Gunung Semeru. Proses identifikasi dilakukan tim di RSUD dr Haryoto Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya telah menerima lagi tiga jenazah dan satu bagian tubuh.

Baca Juga

"Kami sampaikan, kemarin malam tim DVI menerima satu body part dan hari ini tim DVI Polri telah menerima tiga jenazah sehingga sampai hari ini ada 34 jenazah yang telah diterima oleh tim DVI, untuk selanjutnya akan dilakukan proses identifikasi," katanya, Rabu (8/12).

Sebelumnya, sudah ada 10 jenazah yang teridentifikasi. Pada pagi Tim DVI Polri telah melakukan proses identifikasi dan hasilnya adalah tujuh jenazah dapat teridentifikasi. "Tujuh jenazah itu rinciannya adalah tiga jenazah perempuan dan empat jenazah laki-laki, kemudian kami sampaikan secara keseluruhan sampai hari ini sudah 17 jenazah dari 34 jenazah dengan rincian 33 jenazah dan satu body part," katanya.

Ia menjelaskan, proses itu dapat terbantu lebih cepat berkat pihak keluarga yang menyerahkan data-data atau menunjukkan ciri-ciri korban. Seperti tahi lalat, tato atau ciri-ciri khusus dari bagian-bagian jenazah yang telah disampaikan kepada tim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko juga mengatakan, dalam rangka upaya operasi kemanusiaan di Gunung Semeru, Polda Jatim menambah kekuatan dengan menambah personel, tiga unit anjing pelacak atau K9 untuk membantu proses pencarian korban.

Tim DVI Mabes Polri juga mendapat bantuan berupa satu buah kontainer pendingin untuk menyimpan jenazah korban Semeru dan Tim DVI Polri juga telah membuka nomer hotline untuk pengaduan masyarakat atau keluarga korban bencana Gunung Semeru dengan nomor ponsel atau WhatsApp di 085335330033.

Data jenazah yang berhasil teridentifikasi:

1. Mani (60), jenis kelamin perempuan, alamat Dusun Curah Kobokan.

2. Zakira Talita Salsabila (4), jenis kelamin perempuan, alamat Dusun Curah Kobokan.

3. Ani Tri Hartini (23), jenis kelamin perempuan, alamat Dusun Curah Kobokan.

4. Dwi Santoso (35), jenis kelamin laki-laki, alamat Desa Sumberejo.

5. Mustofa (37), jenis kelamin laki-laki, alamat Desa Sumberwuluh.

6. Budi Cahyono (40), jenis kelamin laki-laki, alamat Desa Wonocepokoayu.

7. Didik Aprianto, (30), jenis kelamin laki-laki, alamat Desa Pronojiwo.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile