Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

 

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA
...

Sorotan Shin pada Indonesia Jelang Final Piala AFF: Mental, Bola Bundar, dan Nasi Kotak

Rabu 29 Dec 2021 03:02 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Indonesia akan menghadapi Thailand di final Piala AFF 2020, Rabu (29/12).

Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Indonesia akan menghadapi Thailand di final Piala AFF 2020, Rabu (29/12).

Foto: ANTARA/Humas PSSI
Shin meminta para penggawa Indonesia tak boleh merasa kerdil di hadapan Thailand.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Pelatih timnas sepak bola Indonesia, Shin Tae-yong, menegaskan dirinya menjadikan mental sebagai kunci menghadapi partai final Piala AFF 2020 kontra Thailand, Rabu (29/12) pukul 19.30 malam WIB. Juru taktik asal Korea Selatan itu tak ingin anak buahnya jemawa meski menjalani turnamen tanpa sekali pun menelan kekalahan.

 

Menurut Shin, rasa puas dapat menjadi bumerang saat berada di lapangan. "Dari pertandingan pertama di penyisihan grup, kami sudah mempersiapkan dengan baik masalah mental. Di final ini pun kami akan menciptakan suasana (hati) yang baik," kata Shin dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/12).

Baca Juga

Shin menegaskan, kini dirinya menargetkan tim asuhannya keluar sebagai pemenang sekaligus juara Piala AFF 2020. Meski demikian, dirinya tidak ingin menekan pemain untuk melakukan segala cara demi mencapai kesuksesan.

"Saya ingin jadi juara dan bawa trofi. Namun, untuk menjadi juara tidak bisa tanpa kerja keras. Saya sudah pernah juara selama 20 kali dan sering juga hampir menjadi juara. Pengalaman ini yang akan saya terapkan kepada pemain, mental juara," ujar Shin.

Mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu menyampaikan, para pemain tidak boleh merasa kerdil di hadapan penggawa Thailand yang di atas kertas lebih unggul dari Indonesia. Menurut dia, setiap kemungkinan dapat terjadi di sepak bola dan siapa pun bisa keluar sebagai pemenang asal menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan.

"Bola itu bundar dan kami akan memberikan penampilan terbaik di lapangan. Tentu kami tidak akan menjelaskan seperti apa taktiknya. Namun, saya akui Thailand adalah tim bagus," kata Shin.

Shin pun menegaskan timnya tidak akan gentar melihat rekor impresif Thailand jelang laga final Piala AFF 2020. Di atas kertas, Indonesia memiliki rapor merah saat bersua tim Gajah Putih di Piala AFF. Sejak pertama kali berjumpa pada 1998 silam, skuad Garuda sudah mengalami sembilan kekalahan dari 12 laga kontra Thailand.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile