Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

 

5 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Komnas PA Tegaskan Bahaya BPA Bisa Mengancam Kesehatan

Kamis 30 Dec 2021 04:32 WIB

Red: Muhammad Akbar

Arist Merdeka Sirait

Arist Merdeka Sirait

Foto: Antara/Ujang Zaelani
Sekali lagi yang menjadi fokus Komnas PA adalah perlindungan anak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait kembali menyuarakan pentingnya pemberian label pada galon guna ulang untuk bebas dari senyawa kimiawi mengandung Bisphenol A (BPA). Ia menegaskan hal tersebut untuk kepentingan kesehatan, terutama kepada ibu dan anak-anak Indonesia.

 

"Sekali lagi yang menjadi fokus Komnas PA adalah perlindungan anak, khususnya dalam menjaga kesehatan bayi, balita dan janin pada ibu hamil," kata Arist dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/12).

Arist secara tegas menyampaikan pihaknya mendukung dan siap mengawal BPOM yang merevisi Peraturan Kepala BPOM No 31/2018 seperti yang disampaikan Kepala BPOM Penny K Lukito pada Ahad (26/12) lalu.

Menurut Arist, apa yang dilakukan BPOM sudah tepat. Dengan melakukan revisi Peraturan Kepala BPOM dan mewacanakan akan memberi label Free BPA pada galon guna ulang yang berbahan polycarbonat, kata dia, telah menunjukkan BPOM telah menjalankan diamanatt konstitusi.

"Komnas Perlindungan fokus pada kesehatan dan perlindungan anak-anak. Ini murni masalah kesehatan. Di negara manapun, semua industri pasti mengutamakan kesehatan. Apalagi ini menyangkut pangan yang di dalamnya dikonsumsi ibu, bayi, balita dan janin sebagai penerus keberlangsungan hidup berbangsa, " katanya.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar mengingatkan bahayanya senyawa BPA yang terdapat di dalam galon guna ulang. BPA itu, kata dia, senyawa kimia yang bertujuan untuk mengeraskan plastik untuk kokoh.

“Karena ternyata secara studi, BPA banyak dipakai untuk botol susu anak. Untuk itu saya ingin ibu-ibu yang menyusui dapat terlindung dari bahaya BPA," kata Nia Umar.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile