Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

30 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Apple Izinkan Netflix dan Spotify Tautkan Situs untuk Pembayaran

Kamis 31 Mar 2022 09:55 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Dwi Murdaningsih

Logo Netflix. Netflix, Spotify, dan layanan serupa lainnya sekarang dapat menambahkan tautan di aplikasi iOS mereka yang membawa pengguna ke situs web mereka untuk pembayaran dan manajemen akun.

Logo Netflix. Netflix, Spotify, dan layanan serupa lainnya sekarang dapat menambahkan tautan di aplikasi iOS mereka yang membawa pengguna ke situs web mereka untuk pembayaran dan manajemen akun.

Foto: AP Photo/Dan Goodman
Tautan situs pembayaran bisa menghindarkan developer dari potongan komisi Apple.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Netflix, Spotify, dan layanan serupa lainnya sekarang dapat menambahkan tautan di aplikasi iOS mereka yang membawa pengguna ke situs web mereka untuk pembayaran dan manajemen akun. Sekarang Apple mengizinkan pengembang aplikasi lain untuk menautkan ke situs web yang mereka kelola.

Raksasa teknologi itu mendefinisikan aplikasi lain atau pembaca sebagai aplikasi yang menyediakan konten yang dibeli sebelumnya atau langganan konten untuk majalah digital, surat kabar, buku, audio, musik, dan video. Apple pertama kali mengumumkan akan mengizinkan layanan media tertentu untuk menambahkan tautan dalam aplikasi pada tahun lalu sebagai bagian dari penyelesaian dengan Komisi Perdagangan Adil Jepang (JFTC).

Baca Juga

Meskipun perubahan tersebut merupakan hasil investigasi JFTC, Apple akan menerapkan kebijakan baru itu ke semua aplikasi pembaca di seluruh dunia. Oleh karena itu, pengembang harus meminta akses ke program Hak Akun Tautan Eksternal terlebih dahulu sebelum mereka diizinkan untuk menambahkan tautan dalam aplikasi.

Sampai saat ini, perubahan memberikan pengembang cara untuk menghindari memberi Apple potongan 15 hingga 30 persen. Namun, perusahaan masih akan mengumpulkan komisi untuk pembelian di dalam aplikasi sendiri jika layanan itu menawarkannya.

Dilansir Engadget, Kamis (31/3/2022), belum lama ini Google juga meluncurkan program percontohan untuk menguji sistem penagihan pihak ketiga di Android yang memungkinkan pengguna membayar layanan baik melalui sistem pembayarannya sendiri atau pengembang.

Salah satu aplikasi yang menguji coba fitur tersebut, Spotify, akan menunjukkan kepada pelanggan Google dan sistem penagihannya sendiri secara berdampingan mulai akhir tahun ini. Google masih akan mendapatkan potongan bahkan jika pengguna memilih sistem penagihan layanan itu sendiri, tetapi itu akan lebih kecil dari komisi 15 persen yang biasanya dikumpulkan oleh raksasa teknologi untuk langganan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile