Senin 06 Sep 2010 17:04 WIB

Waktu Lampu Hijau di Bekasi Ditambah

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI--Petugas lalulintas gabungan arus mudik Lebaran di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, menambah waktu lampu hijau lalulintas di persimpangan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat, guna memperlancar arus mudik, Minggu malam. "Jumlah lintasan kendaraan hingga pukul 18.00 WIB berjumlah 2.000 motor per jam. Situasi relatif ramai lancar," ujar Kepala Satuan Lalulintas Polres Metro Bekasi, Kompol Twedi AB, di Bekasi.

Menurutnya, penambahan waktu lintasan lampu hijau sebanyak 30 detik dari waktu normal 90 detik. "Penambahan waktu ini kita lakukan agar lintasan kendaraan tetap dalam situasi lancar khususnya dari arah Jakarta menuju Pantura melalui Jalan Raya KH Noer Alie-Hasibuan-Chairil Anwar," ujarnya.

Twedi menambahkan, bila situasi lalulintas mengalami kepadatan dengan jumlah kendaraan mencapai 8.000 motor per jam akan diberlakukan sistem Buka Tutup (Katup) dan rekayasan lalulintas melalui jalur alternatif Jalan Ir H Juanda."Hampir setiap tahun kesadaran pengguna jalan terhadap peraturan lalulintas terus meningkat. Angka kecelakaan masih relatif sedikit dan tidak ada korban jiwa," katanya. 

sumber : ant
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement