Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

 

11 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Jokowi Sebut Buya Syafii Gaungkan Pancasila Sebagai Perekat Bangsa

Jumat 27 May 2022 10:33 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Hafil

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat melayat Almarhum Buya Syafii Maarif di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Jumat (27/05/2022). Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tahun 1998-2005, Buya Syafii Maarif wafat pada Jumat (27/5/2022) pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena sakit.

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat melayat Almarhum Buya Syafii Maarif di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Jumat (27/05/2022). Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tahun 1998-2005, Buya Syafii Maarif wafat pada Jumat (27/5/2022) pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena sakit.

Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Jokowi mengikuti sholat jenazah Buya Syafii.

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengikuti shalat jenazah almarhum Buya Syafii Maarif. Sholat digelar di Masjid Gedhe Kauman dan diimami Ketua Umum P Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir.

 

Jokowi atas nama pribadi, bangsa dan negara menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas wafatnya Buya Syafii. Ia menyebut, Buya Syafii sebagai guru bangsa yang hidup dalam kesederhanaan.

Baca Juga

Buya Syafii, lanjut Jokowi, merupakan kader terbaik Muhammadiyah yang selalu menyuarakan tentang keberagaman. Sosok yang senantiasa pula menyuarakan tentang toleransi antar umat beragama.

"Beliau juga selalu menyampaikan Pancasila sebagai perekat bangsa," kata Jokowi, Jumat (27/5/2022).

Jokowi mengingatkan, kita semua adalah milik Allah SWT dan hanya kepada Allah SWT kita akan kembali. Karenanya, ia mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk dapay mendoakan Buya Syafii.

"Mari kita berdoa bersama semoga almarhum Buya Syafii diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan diampuni segala dosa-dosanya," ujar Jokowi.

Rombongan Presiden Joko Widodo sendiri tiba di Masjid Gedhe Kauman tidak begitu lama usai adzan Ashar. Setelah mengikuti sholat Ashar berjamaah dan sholat jenazah, Jokowi meninggalkan lokasi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile