Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

16 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Lima Bangunan Terkenal Israel Ini Dibangun di Atas Desa Palestina

Selasa 31 May 2022 18:06 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Sebuah pesawat Gulf Air Kerajaan Bahrain yang membawa delegasi pejabat dari Bahrain mendarat di Bandara Internasional Ben Gurion, dekat Tel Aviv, Israel, 01 Desember 2020. Media melaporkan bahwa delegasi pejabat Bahrain datang ke Israel untuk keperluan bisnis. Lima Bangunan Terkenal Israel Ini Dibangun di Atas Desa Palestina

Sebuah pesawat Gulf Air Kerajaan Bahrain yang membawa delegasi pejabat dari Bahrain mendarat di Bandara Internasional Ben Gurion, dekat Tel Aviv, Israel, 01 Desember 2020. Media melaporkan bahwa delegasi pejabat Bahrain datang ke Israel untuk keperluan bisnis. Lima Bangunan Terkenal Israel Ini Dibangun di Atas Desa Palestina

Foto: EPA-EFE/ABIR SULTAN
Israel merebut paksa tanah dan mengusir penduduk Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Orang-orang Palestina memperingati Hari Nakba pada 15 Mei sebagai hari pengusiran mereka dari wilayahnya sendiri. Nakba berarti "bencana" dan Palestina menganggap Nakba sebagai proses berkelanjutan yang dimulai dengan kedatangan pemukim Zionis pada pergantian abad ke-20.

Setelah Deklarasi Balfour pada 1917 dan beberapa dekade pemerintahan "Mandat" Inggris, orang-orang Palestina perlahan-lahan didorong keluar dari tanah air mereka. Awalnya dengan pembelian tanah oleh kelompok-kelompok Zionis. Tetapi kemudian, setelah penarikan Inggris dari Mandat Palestina dengan paksa, sekitar 700 ribu warga Palestina diusir dari rumah mereka selama Nakba dan dicegah pulang oleh Israel.

Baca Juga

Hari ini mereka dan keturunan mereka berjumlah jutaan dan masih tetap berada di pengasingan, terutama di negara-negara tetangga Arab. Pengusiran warga Palestina itu diikuti dengan proses penghapusan dan Yudaisasi atas wilayah-wilayah yang baru diakuisisi oleh Israel. Akibatnya, banyak landmark dan kota Israel saat ini dibangun di atas daerah di mana orang-orang Palestina pernah tinggal. 

Dilansir dari Middle East Eye pada Selasa (31/5/2022), beberapa tempat yang dibangun zionis Israel yang sebelumnya merupakan desa-desa Palestina yang dirampas.

1. Universitas Tel Aviv

Sebelumnya merupakan Desa Palestina Sheikh Muwannis, dinamai menurut nama orang suci yang makamnya terletak di dalamnya. Desa ini dihuni oleh anggota suku Abu Kish. Penduduk desanya dikenal di seluruh Palestina karena jeruk, pisang, dan semangka yang mereka tanam di kebun mereka.

Setelah dialokasikan untuk kontrol Yahudi di bawah awalnya Inggris dan kemudian rencana pembagian PBB, penduduk desa meninggalkan rumah mereka pada Maret 1948 di bawah ancaman dari milisi Zionis. 

Setelah kedatangan tentara Zionis, sebagian besar dari 2.000 penduduk desa yang kuat melarikan diri ke kota Qalqiliya dan Tulkarem di Tepi Barat. Bagian dari kampus Universitas Tel Aviv dibangun di lokasi desa pada 1956.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile