Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Polisi Sita Puluhan Miras di Holywings Bandung

Sabtu 25 Jun 2022 23:37 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Bilal Ramadhan

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiono melakukan operasi minuman keras di Holywings Bandung, Sukajadi, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/6/2022).

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiono melakukan operasi minuman keras di Holywings Bandung, Sukajadi, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/6/2022).

Foto: Polrestabes Bandung
Polrestabes Bandung langsung melakukan operasi miras di Holywings Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jajaran Polrestabes Bandung menyita puluhan botol minuman keras (miras) yang berada di Holywings, Sukajadi, Kota Bandung, Sabtu (25/6/2022) malam saat operasi miras. Puluhan botol miras lainnya berhasil diamankan di tempat hiburan lainnya.

 

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung melalui Kabag Ops AKBP Asep Pujiono mengatakan pihaknya melakukan operasi miras khususnya dengan merek Gordon. Puluhan botol miras berhasil disita dan diamankan.

Baca Juga

"Kita dapatkan di Paskal sebanyak 36 botol, 19 gordon berwarna pink dan 17 berwarna putih. Di Holywings Sukajadi, kita dapatkan 35 botol yaitu 33 berwarna pink dan 2 warna putih. Seluruhnya 71 botol," ujarnya, Sabtu (25/6/2022) malam.

Ia melanjutkan operasi miras dilakukan buntut peristiwa Holywings yang mempromosikan miras dengan muatan SARA.  Pihaknya langsung melakukan tindakan. "Ini adalah viral di media sosial, perintah bapak Kapolrestabes Bandung melaksanakan operasi miras," katanya.

Ia mengimbau tempat hiburan di Kota Bandung berhenti menjual miras dengan merek tersebut. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak menjual atau mengedarkan miras bermerek Gordon," katanya.

Sebelumnya, enam orang ditetapkan tersangka oleh Polres Jakarta Selatan dalam kasus promosi miras dengan melecehkan agama. Promosi miras tersebut dikhususkan bagi pengunjung bernama Muhammad dan Maria.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile