Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

 

19 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Peneliti Kembangkan Obat yang Berpotensi Cegah Diabetes Tipe 1

Ahad 26 Jun 2022 05:43 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Dwi Murdaningsih

Anak pun bisa mengidap penyakit diabetes tipe 1 (Ilustrasi)

Anak pun bisa mengidap penyakit diabetes tipe 1 (Ilustrasi)

Foto: Diabetestreatment.com
Diabetes tipe 1 biasanya pertama kali muncul pada masa kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem imun tubuh menyerang sel-sel di pankreas yang memproduksi insulin. Tanpa insulin, gula akan menumpuk di dalam darah dan memicu terjadinya kerusakan pada berbagai organ tubuh. Pemberian obat baru bernama IMCY-0098 dapat menghentikan respons sistem imun yang memicu diabetes tipe 1.

 

"Dalam 10 tahun ke depan, pasien-pasien yang berisiko bisa diberikan IMCY-0098 atau obat lain yang saat ini sedang dikembangan untuk mencegah mereka terkena diabetes, atau menghambat perkembangan diabetesnya selama beberapa puluh tahun," kata ketua tim peneliti dan pakar diabetes dari Oxford University Profesor Katherine Owen, seperti dilansir Mail Online.

Baca Juga

Saat ini, obat IMCY-0098 hanya diberikan kepada pasien diabetes tipe 1 yang baru terdiagnosis atau baru dalam tahap awal. Pemberian IMCY-0098 pada kelompok ini menunjukkan bahwa obat tersebut dapat menghambat produksi sel bernama CD4 yang menyebabkan kerusakan pada sistem imun dan memicu terjadinya diabetes tipe 1. Hal tersebut membuat diabetes tipe 1 tak lagi berprogres.

Para ahli berharap efek yang sama juga bisa ditemukan ketika IMCY-0098 diberikan pada individu yang belum terdiagnosis diabetes tipe 1 namun sudah menunjukkan gejala. Beberapa contohnya adalah selalu merasa haus dan sering ke toilet untuk berkemih.

Tim peneliti juga mengungkapkan bahwa penggunaan obat IMCY-0098 hanya menarget sel CD4. Obat ini tak akan mempengaruhi kemampuan sistem imun dalam melindungi tubuh dari beragam ancaman infeksi.

Diabetes tipe 1 biasanya pertama kali muncul pada masa kecil. Namun, diabetes tipe 1 juga bisa muncul pertama kali saat seseorang sudah dewasa, umumnya sebelum usia 30 tahun.

Saat ini, obat yang dapat diberikan kepada pasien diabetes tipe 1 adalah insulin dalam bentuk suntikan. Pasien diabetes tipe 1 harus selalu memonitor kadar gula darah mereka dan menyuntikkan insulin setiap kali mereka makan.

"Insulin merupakan pengobatan yang luar biasa, tetapi dia tidak melakukan apa pun untuk menahan progres penyakit," ucap Prof Owen.

Prof Owen mengatakan obat baru yang mereka kembangkan memiliki kemampuan untuk menjaga pankreas, sehingga tubuh para pasien memiliki kemampuan untuk memproduksi insulin. Dengan begitu, para pasien tak akan terlalu bergantung pada injeksi insulin untuk mengendalikan kadar gula darah.

"Yang mana ini akan lebih baik bagi mereka untuk jangka panjang," pungkas Prof Owen. 

Baca juga : 40 Tahun Idap Diabetes, David Crosby: Diet yang Ribet Itu Hanya Omong Kosong

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile