Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Menkes Ukraina Tuduh Rusia Blokir Akses Obat

Ahad 14 Aug 2022 04:03 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Reiny Dwinanda

Menkes Ukraina Viktor Liashko mengatakan Rusia melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan memblokir akses ke obat-obatan.

Menkes Ukraina Viktor Liashko mengatakan Rusia melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan memblokir akses ke obat-obatan.

Foto: EPA-EFE/STR
Menkes Ukraina sebut Rusia tidak izinkan koridor kemanusiaan yang layak.

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Menteri Kesehatan Ukraina Viktor Liashko menuduh pihak berwenang Rusia melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan memblokir akses ke obat-obatan. Moskow diduga melarang peredaran obat-obatan di daerah-daerah yang diduduki pasukannya begitu menginvasi negara itu sejak Februari.

 

"Sepanjang enam bulan perang, Rusia tidak (mengizinkan) koridor kemanusiaan yang layak agar kami dapat menyediakan obat-obatan kami sendiri kepada pasien yang membutuhkannya," kata Liashko berbicara di Kementerian Kesehatan di pada Jumat (12/8/2022) malam.

Baca Juga

Liashko mengatakan, Rusia berulang kali telah memblokir upaya untuk menyediakan obat-obatan yang disubsidi Ukraina kepada orang-orang di kota-kota dan desa-desa yang diduduki. "Kami percaya bahwa tindakan ini diambil dengan sengaja oleh Rusia, dan kami menganggapnya sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang yang akan didokumentasikan dan akan diakui," katanya.

Pemerintah Ukraina memiliki program yang menyediakan obat untuk penderita kanker dan kondisi kesehatan kronis. Penghancuran rumah sakit dan infrastruktur bersama dengan pemindahan sekitar tujuh juta orang di dalam negeri juga telah mengganggu bentuk perawatan lain.

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile