Puan Ajak Seluruh Rakyat Terus Berpijak pada Pancasila

Dalam pidato, Puan ajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus berpijak pada Pancasila

Selasa , 16 Aug 2022, 08:14 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo didampingi Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua DPD La Nyalla Mattalitti menyampaikan pidato pengantar dalam rangka sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD tahun 2022 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). Prayogi/Republika
Foto: Prayogi/Republika.
Ketua MPR Bambang Soesatyo didampingi Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua DPD La Nyalla Mattalitti menyampaikan pidato pengantar dalam rangka sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD tahun 2022 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). Prayogi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus berpijak pada Pancasila sebagai dasar negara sekaligus jati diri bangsa Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

"Meninggalkan Pancasila sama halnya mencabut jati diri bangsa dari akar terdalamnya dan mengkhianati amanat para pendiri bangsa. Mengganti Pancasila akan berdampak pada hilangnya karakter sebagai bangsa yang ramah, toleran, dan bergotong royong," kata Puan.

Baca Juga

Dia mengatakan semua generasi memiliki tugas membangun bangsa dan negara ke depan guna menghadapi tantangan dan kendala yang kiranya tidak ringan. "Kita masih menghadapi ketidakpastian situasi pandemi Covid-19, konflik geopolitik, pemulihan ekonomi global di tengah kerentanan pangan, energi, pengangguran, tekanan moneter global, degradasi lingkungan hidup, serta ancaman bencana alam dan sebagainya," ujarnya.

Puan juga mengingatkan pentingnya memperkuat jati diri bangsa agar tidak tergerus dengan ideologi transnasional di tengah era globalisasi serta kemajuan teknologi dan industri yang membuat masyarakat terhubung secara sosial, budaya, ekonomi, maupun politik. Puan menyebut berbagai ideologi transnasional tersebut dapat dengan mudah masuk dan memengaruhi kehidupan rakyat Indonesia yang belum tentu sesuai dengan jati diri bangsa.

"Kita tidak dapat mengisolasi diri dari pengaruh budaya asing. Akan tetapi dengan kepribadian jiwa bangsa yang kuat, maka budaya asing dapat disaring dan dilarutkan dalam kebudayaan nasional," kata Puan.

Oleh karena itu, semua elemen bangsa penting membangun kekuatan nasional. Kekuatan itu adalah komitmen dan kebersamaan bersumber dari cinta pada tanah air sebagai bangsa yang berpancasila dan Berbhineka Tunggal Ika.

"Kita, sebagai bangsa dan negara, semakin dituntut untuk dapat memiliki kemampuan dan kekuatan di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya agar dapat mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian berlandaskan Pancasila," ucapnya.

Puan juga berharap agar Pancasila dapat menjadi bintang penuntun arah perjalanan bangsa guna mewujudkan jiwa pengabdian masyarakat untuk kemajuan bangsa dan negara. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pada Selasa pagi menggelar Sidang Tahunan 2022 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-77 RI di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara.

Dalam rangkaiannya, Sidang Tahunan MPR akan dibuka dengan agenda Pidato Presiden RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022. Pidato Presiden RI tersebut dalam rangka penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2023 beserta nota keuangan pada rapat paripurna pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2022 - 2023.