Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

4 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Polda Ciduk Lima Pemuda Diduga Penyusup Demo di Patung Kuda

Selasa 13 Sep 2022 04:16 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Erik Purnama Putra

Personel Kepolisian berjaga saat aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (5/8/2022).

Personel Kepolisian berjaga saat aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (5/8/2022).

Foto: Republika/Thoudy Badai
Mereka yang ditangkap akan memprovokasi massa dan kini diperiksa di Polda Metro Jaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi menangkap lima orang pemuda disela-sela aksi demontrasi yang digelar sejumlah elemen di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat (Jakpus), Senin (12/9/2022). Mereka diduga akan melakukan provokasi massa dalam aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Ada lima orang pemuda yang bukan merupakan kelompok elemen dari massa aksi yang mencoba menyusup dan provokasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (12/9/2022).

Menurut Zulpan, saat ini kelima pemuda tersebut masih di Markas Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan atas adanya keributan dalam demonstrasi tersebut. Bahkan akibat keributan itu, satu massa aksi harus dilarikan ke rumah sakit usai mendapatakan pemukulan dari orang yang tidak dikenal.

"Masih masih diperiksa dulu sekarang di Polda. Mereka yang tadi jadi pemicunya sempat terjadi gesekan sedikit," kata Zulpan.

Kapolres Metro Jakpus, Kombes Komarudin mengatakan, korban mengalami lebam-lebam di tubuhnya karena dipukul oleh kelompok massa aksi yang lain. Namun, Komarudin tidak membeberkan secara detail asal massa aksi yang melakukan pemukulan hingga membuat kericuhan. Pihaknya akan meminta keterangan korban perihal pemukulan tersebut.

"Diduga karena dipukuli. Kita tidak tahu karena massa banyak bercampur apakah itu termasuk peserta unjuk rasa atau bukan akan kita tunggu hasilnya," tutur Komarudin.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile