Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kemen PPPA Pastikan Korban Adopsi Ilegal 'Ayah Sejuta Anak' Dilindungi

Senin 03 Oct 2022 14:32 WIB

Red: Ilham Tirta

Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar.

Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar.

Foto: Pribadi
Lima orang ibu hamil dan lima bayi kini telah diamankan oleh kementerian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memastikan para korban kasus adopsi ilegal 'Ayah Sejuta Anak' di Bogor, Jawa Barat, akan mendapatkan perlindungan terbaik. Saat ini, para korban yang mendapat perlindungan sebanyak lima ibu hamil dan lima bayi. 

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, Nahar menegaskan, pihaknya akan mengawal kasus ini dan mendorong kepolisian dapat mengungkap apabila ada indikasi sindikat perdagangan anak. "Dari informasi media sosial tersangka, diduga sudah ada puluhan ibu hamil yang pernah ditampung oleh yayasan-nya. Informasi ini perlu didalami oleh polisi," kata Nahar saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (3/10/2022).

Baca Juga

Sejak mendapat laporan kasus ini dari masyarakat, Kementerian PPPA langsung berkoordinasi untuk mendapatkan informasi dan tindak lanjut penanganan.

Kemudian, tim Kementerian PPPA pada pertengahan Agustus 2022, bergerak turun ke lapangan guna memastikan penanganan terhadap korban berjalan semestinya.

"Tim layanan SAPA Kementerian PPPA beserta psikolog, pekerja sosial dan konselor mengunjungi Yayasan Sakura yang telah mendampingi proses evakuasi dan menampung sementara para korban, juga memberikan bantuan spesifik kepada korban," kata Nahar.

Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ini awalnya dilaporkan oleh pengurus Yayasan Sakura Indonesia (YSI) ke Polres Kabupaten Bogor pada 7 Agustus 2022. Pelaku berinisial SH kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polres Kabupaten Bogor.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile