Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ada Prajurit Sakiti Suporter Aremania, Pangdam V/Brawijaya Minta Maaf

Rabu 05 Oct 2022 12:35 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Warga membawa lilin saat doa bersama di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022) malam. Doa bersama itu untuk para korban tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Warga membawa lilin saat doa bersama di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022) malam. Doa bersama itu untuk para korban tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Prajurit bersangkutan sudah atau sedang diproses sesuai hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto meminta maaf atas tindakan oknum prajurit yang overacting saat terjadi tragedi di StadionKanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10) malam. Tindakan itu membuat suporter Aremania ada yang tersakiti.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas apa yang terjadi di Kanjuruhan, di mana ada oknum prajurit kami yang bertindak overacting sehingga menyebabkan ada beberapa suporter Aremania yang mungkin tersakiti," kata Mayjen Nurchahyanto usai mengikuti Upacara HUT Ke-77 TNI di Makodam V/Brawijaya Surabaya, Rabu.

Baca Juga

Nurchahyanto mengatakan prajurit bersangkutan sudah atau sedang diproses sesuai hukum yang berlaku. Jika prajurit tersebut terbukti bersalah pasti akan dihukum. "Saat ini lima orang prajurit sedang diperiksa di Pomdam Malang. Sedang dalam proses dan kita lihat perkembangannya," kata dia.

Meski begitu, Pangdam mengapresiasi sejumlah prajurit yang membantu para Aremania untuk mendapatkan pertolongan.

Di sisi lain, lanjut dia, memang ada prajurit yang melakukan pelanggaran, tapi sisi lain banyak media yang melihat sendiri banyak prajurit yang bahu membahu membangun dengan Aremaniadan petugas kepolisian memberikan pertolongan pertama kepada para korban. "Sangat luar biasa itu, saya apresiasi mereka, saya apresiasi kepedulian mereka terhadap para korban," ujar dia.

Lebih lanjut, Pangdam menyebut peringatan HUT Ke-77 TNI dilakukan secara sederhana hanya parade dan kemudian syukuran. "Mengingat situasi dan suasana yang tidak memungkinkan, maka beberapa kegiatan panggung prajurit dibatalkan. Kami hanya fokus kepada acara sederhana namun khidmat," kata dia.

Upacara peringatan HUT Ke-77 TNI turut dihadiri Forkopimda Jatim, yakni Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangkoarmada, Ketua DPRD Jatim, Kajati Jatim, serta seluruh instansi terkait.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile