Kamis 15 Feb 2024 18:15 WIB

FKUB Harus Jaga Situasi Tetap Kondusif setelah Pemilu 2024

Ketua FKUB minta warga jaga situasi kondusif di Sulteng pada Pemilu 2024.

Red: Erdy Nasrul
Sejumlah petugas mengangkut logistik hasil Pemilu 2024 di Kantor Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/2/2024). Usai penghitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), logistik Pemilu 2024 didistribusikan kembali dari TPS kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk disimpan dan selanjutnya dilakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara pada Jumat (16/2/2024).
Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Sejumlah petugas mengangkut logistik hasil Pemilu 2024 di Kantor Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/2/2024). Usai penghitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), logistik Pemilu 2024 didistribusikan kembali dari TPS kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk disimpan dan selanjutnya dilakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara pada Jumat (16/2/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Prof Kiai Haji Zainal Abidin meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi kondusif memasuki tahapan perhitungan dan rekapitulasi suara pada pelaksanaan Pemilu 2024.

"Masyarakat agar tetap tenang, kita semua harus menunggu informasi resmi dari penyelenggara pemilu yaitu KPU terkait perolehan suara pemilu 2024," kata Zainal Abidin di Palu, Kamis (). 

Baca Juga

Ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan dapat menahan diri, serta tidak terpancing atau percaya adanya informasi tidak benar tentang perolehan suara di media sosial (medsos).

Menurut dia, tahapan pemungutan suara Pemilu 2024 di wilayah Sulteng secara umum berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.