
Senin , 02 Jan 2023, 21:49 WIB
Partai Buruh Minta Pasal Terkait Hari Libur Pekerja di Perppu Cipta Kerja Dicabut

Senin , 02 Jan 2023, 15:37 WIB
PKS: Perppu Cipta Kerja Bencana Bagi Demokrasi

Senin , 02 Jan 2023, 13:35 WIB
Fraksi PKS Dorong DPR Tolak Perppu Cipta Kerja

Senin , 02 Jan 2023, 13:22 WIB
Komisi IX DPR: Perppu Sama Sekali tak Perbaiki UU Cipta Kerja

Senin , 02 Jan 2023, 13:16 WIB
Alih-Alih Patuhi Putusan MK, Jokowi Ambil Jalan Pintas Terbitkan Perppu Cipta Kerja

Selasa , 27 Dec 2022, 14:43 WIB
Omnibus Law Versi BUMN Dorong Peningkatan Kinerja, Pengamat: Fungsi Pengawasan Lebih Mudah

Jumat , 11 Nov 2022, 08:46 WIB
Tolak Kenaikan Upah Minimum PP 36 dan No Work No Pay

Rabu , 12 Oct 2022, 17:07 WIB
In Picture: Demo Partai Buruh di Kawasan Patung Kuda Jakarta

Sabtu , 08 Oct 2022, 17:04 WIB
Amnesty Catat 316 Kasus Penyalahgunaan UU ITE

Senin , 26 Sep 2022, 21:32 WIB
Organisasi Profesi Kesehatan Belum Dilibatkan dalam RUU Kesehatan

Senin , 12 Sep 2022, 13:41 WIB
BBM Naik, Buruh Geruduk Kantor Anies Tuntut Tiga Hal

Kamis , 11 Aug 2022, 01:03 WIB
GSBI: UU Cipta Kerja Sebabkan Penghidupan Buruh Upah Terampas

In Picture: Ribuan Buruh Gelar Aksi di Depan Gedung DPR/MPR
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Massa dari elemen serikat buruh saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Komplek DPR RI, Jakarta, Rabu (15/6/2022). Dalam aksinya mereka menyampaikan lima tuntutan diantaranya menolak revisi UU Peraturan Pembentukan Perundang-Undangan, menolak Omnibus Law Cipta Kerja, menolak masa kampanye 75 hari atau harus 9 bulan sesuai Undang-Undang, sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, dan menolak liberalisasi pertanian melalui World...

Jumat , 14 Jan 2022, 09:29 WIB
Siang Ini, Ribuan Buruh se-Jabotabek Gelar Aksi Tolak Omnibus Law di DPR

Senin , 29 Nov 2021, 21:38 WIB
In Picture: Respon Menko Perekonomian Atas Vonis MK tentang UU Ciptaker

Senin , 29 Nov 2021, 15:15 WIB
Pemerintah Pastikan Perbaiki UU Cipta Kerja

Senin , 29 Nov 2021, 14:50 WIB
Hamdan: Ada 3 Alasan UU Ciptaker Inkonstitusional Bersyarat

Senin , 29 Nov 2021, 14:32 WIB
MK Dinilai Inkonsistensi Beri Putusan Terhadap UU Ciptaker

Senin , 29 Nov 2021, 12:06 WIB
Jokowi: UU Cipta Kerja Masih Tetap Berlaku

Ahad , 28 Nov 2021, 13:50 WIB
Baleg: Perbaikan UU Ciptaker Hal yang Biasa

Ahad , 28 Nov 2021, 07:43 WIB
Pernyataan KAMI Tanggapi Putusan MK di UU Ciptaker

Sabtu , 27 Nov 2021, 00:07 WIB
Pakar: Kawal Kepatuhan Pemerintah Jalani Putusan UU Ciptaker

Jumat , 26 Nov 2021, 20:18 WIB
KSPI Nilai Airlangga Sebar Propaganda Pascaputusan MK

Jumat , 26 Nov 2021, 18:41 WIB
Dua Saran Yusril untuk Pemerintah Seusai Putusan MK

Jumat , 26 Nov 2021, 18:28 WIB
Ahli Hukum Tata Negara Nilai Putusan MK Membingungkan

Jumat , 26 Nov 2021, 18:01 WIB
Dua LSM Lingkungan Respons UU Ciptaker, 'Batalkan Saja'

Putusan MK di UU Ciptaker, Yusril Nilai Pemerintah Beruntung
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan menteri hukum dan HAM yang juga pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus segera memperbaiki Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Yusril menilai, jika saja putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan UU Cipta Kerja inkonstitusional murni, pemerintahan Jokowi bisa berada dalam posisi sulit. "Masih bagus MK...

Jumat , 26 Nov 2021, 07:15 WIB
UU Cipta Kerja Segera Diperbaiki

Jumat , 26 Nov 2021, 06:41 WIB
Mantan Anggota Panja Sebut Ada Tekanan Saat Buat UU Ciptaker

Jumat , 26 Nov 2021, 00:54 WIB
YLBHI: Pemerintah tidak Bisa Berlakukan UU Cipta Kerja

Kamis , 25 Nov 2021, 20:50 WIB
UU Ciptaker Inkonstitusional, Baleg DPR Kecewa

Kamis , 25 Nov 2021, 16:41 WIB
In Picture: Aksi Buruh Tolak UU Ciptaker di Depan Gedung Sate

Kamis , 25 Nov 2021, 16:00 WIB
MK Tolak Sebagian Gugatan UU Cipta Kerja
Kamis , 25 Nov 2021, 15:56 WIB
Baleg Segera Koordinasi ke Pemerintah Soal UU Cipta Kerja

Kamis , 25 Nov 2021, 15:44 WIB
DPR Segera Kaji Pasal UU Cipta Kerja yang Bermasalah

Kamis , 25 Nov 2021, 14:52 WIB