Rabu 16 Feb 2011 09:33 WIB

DPR Akan Evaluasi Pelaksanaan SKB Tiga Menteri

Rep: Palupi Annisa Auliani / Red: Didi Purwadi
Sisa-sisa bentrokan warga dengan jemaat Ahmadiyah, Ahad (6/2), di Cikeusik, Pandeglang
Foto: Antara
Sisa-sisa bentrokan warga dengan jemaat Ahmadiyah, Ahad (6/2), di Cikeusik, Pandeglang

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - DPR mendesak polisi menelisik otak di balik kerusuhan Cikeusik. DPR akan mengevaluasi implementasi surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri soal Ahmadiyah.

‘’Kepolisian harus segera mengungkap siapa otak pelaku kerusuhan ini agar masyarakat tidak gelisah,’’ tegas Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ahmad Zainuddin, dalam siaran persnya, Rabu (16/2).  Apalagi, tambah dia, perekam bentrok Cikeusik diduga adalah orang yang sama dengan perekam peristiwa Manis Lor, Kuningan, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Zainuddin menegaskan bentrok ini seharusnya tidak perlu terjadi jika pemerintah bertindak tegas dan cepat. Surat keputusan bersama tiga menteri tentang Ahmadiyah sudah diterbitkan sejak 2008. Tetapi, kata Ahmad, SKB tidak diimplementasikan dengan baik oleh pihak yang mendapat amanah.

‘’Kami akan mengevaluasi pelaksanaan surat tersebut. Jangan-jangan belum ada realisasinya sama sekali,’’ ujar Zainuddin. Menurut dia, provokasi antar-umat beragama sudah harus diakhiri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement