Komisi IV Minta Pemprov Sulbar Segera Tangani Hama Kakao

Rabu , 02 Aug 2017, 20:00 WIB
Petani kakao (ilustrasi).
Foto: republika/munsiron
Petani kakao (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman Hamzah meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) segera menangani hama penyakit pada tanaman kakao di beberapa wilayah di Sulbar. Hama penyakit ini dikhawatirkan menjalar ke tanaman kakao yang lain sehingga merugikan petani.

Sulaeman mengatakan, selama dirinya beserta anggota Komisi IV DPR RI lainnya melakukan kunjungan reses ke Mamuju, Sulbar, pada Senin (31/7) hingga Rabu (2/8), terdapat kebun kakao yang terserang hama penyakit. Persoalan ini, menurut dia, belum diatasi oleh pemerintah setempat.

"Di sektor perkebunan, kita melihat kopi dan kakao ini produksinya menurun sejak 2013. Kemarin saya sampaikan agar ditangani oleh dinas terkait, mengapa produksi itu menurun," kata dia di sela-sela kunjungan reses di Mamuju, Sulbar, Rabu (2/8).

Padahal, kata Sulaeman, Sulawesi Barat itu terkenal dengan kakaonya. Tanaman kakao ini sangat potensial untuk dikembangkan supaya selain memberi kontribusi yang besar untuk nasional tapi juga kesejahteraan petani itu sendiri. "Sulbar itu punya nama baik dengan kakao. Jadi masalah hama pengakit itu harus ditangani secara serius," kata politikus Partai Nasdem ini.

Sulaeman juga mengungkapkan, tanaman kakao ini jika sekali saja terserang hama penyakit, maka akan dengan mudah menyebar ke pohon-pohon kakao yang lain. Karena itu, tanaman kakao di Sulbar harus dirawat dan dipantau secara rutin. Peran penyuluh pun menjadi amat penting untuk membina petani kakao.

"Saya punya pengalaman mengelola coklat. Kakao itu sekali terserang penyakit, semuanya bisa habis. Karena itu, penyuluh harus datang, pantau. Kalau tidak diatasi itu bisa rugi besar. Kalau sedikit saja tak bisa diatasi, itu bisa menyebar ke yang lain," kata dia.