Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

2 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

KDEKS: Konversi Bank Nagari ke Syariah Secara Manajemen Siap

Kamis 23 Jun 2022 20:04 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi melantik anggota KDEKS yang pertama di Indonesia. Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) memastikan terus mendorong kesiapan konversi bank Pembangunan Daerah Sumatra Barat atau Bank Nagari menjadi bank umum syariah. Sesuai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Nagari 23 Juli 2021 proses konversi ditunda dari November 2021 menjadi Januari 2023.

Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi melantik anggota KDEKS yang pertama di Indonesia. Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) memastikan terus mendorong kesiapan konversi bank Pembangunan Daerah Sumatra Barat atau Bank Nagari menjadi bank umum syariah. Sesuai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Nagari 23 Juli 2021 proses konversi ditunda dari November 2021 menjadi Januari 2023.

Foto: Pemprov Sumbar
KDEKS menyebut dokumen yang berkaitan dengan konversi Bank NAgari sudah selesai

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) memastikan terus mendorong kesiapan konversi bank Pembangunan Daerah Sumatra Barat atau Bank Nagari menjadi bank umum syariah. Sesuai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Nagari 23 Juli 2021 proses konversi ditunda dari November 2021 menjadi Januari 2023.

Direktur Jasa Keuangan Syariah KDEKS Gusti Candra mengatakan secara manajemen persiapan konversi Bank Nagari telah siap. Gusti menjelaskan, dokumen yang berkaitan dengan konversi bank sudah selesai.

"Posisinya sekarang semua dokumen yang berkaitan dengan tanggung jawab bank, karena saya sebagai Direktur KDEKS dan juga Direktur Bank Nagari itu sudah selesai," ujar Gusti saat beraudiensi dengan KNEKS dan media di Padang, Sumatera Barat, Kamis (23/6).

Gusti menjelaskan, sebagai buktinya salinan dokumen juga sudah dikirimkan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan DPRD Sumbar. Saat ini kata dia, manajemen sedang menyiapkan pengajuan izin ke pusat.

"Ada tiga kontainer (salinan dokumen), ini urusan manajemen sudah selesai dan kami dalam tahap persiapan untuk segera mengajukan izin ke Jakarta, mudah-mudahan lancar," ujar Gusti yang juga Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari tersebut.

Sementara, terkait masih adanya pihak yang belum satu suara terkait konversi Bank Nagari, Gusti menyebut hal tersebut di luar kewenangan manajemen. Begitu juga terkait masalah regulasi yakni Peraturan Daerah terkait Konversi Bank Nagari.

"Ada hal-hal yang di luar kemampuan manajemen, manajemen kan mengurus sesuai dengan izin OJK. Seperti Perda itu tidak ada urusan Direksi Nagari, itu urusan eksekutif dengan legislatif, mudah-mudahan lancar," ujarnya.

"Kita dalam posisi tidak perlu menunggu Perda, kami kontainer (dokumen)nya sudah disiapkan, jadi intinya sudah siap masuk izinnya, kalau OJK melihat harus ada Perdanya berarti menunggu tapi bukan dari Bank Nagari itu antara Pemprov dan DPRD," ujarnya.

Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Muhammad Sobri yang turut dalam pertemuan optimistis konversi Bank Nagari berjalan lancar. Sebab, penundaan konversi Bank Nagari bukan dikarenakan ketidakseriusan tetapi terkendala teknis karena adanya pandemi Covid-19.

"Optimistis kita awal 2023 konversi Bank Nagari ke syariah terwujud," ujar Sobri.

Pada April lalu, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin juga menyinggung proses konversi Bank Nagari menjadi bank umum syariah dan mendorong segera dilakukan. Wapres optimistis konversi Bank Nagari akan sukses seperti halnya konversi Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Aceh menjadi Bank Aceh Syariah dan BPD di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi Bank NTB Syariah.

Wapres beralasan, pangsa pasar produk ekonomi dan keuangan syariah di Sumatra Barat masih sangat besar. Karena itu, peluang tumbuhnya Bank Nagari jika dikonversi menjadi bank umum syariah juga sangat besar.  Apalagi, sesuai karakteristiknya, masyarakat Sumatra Barat dikenal sebagai masyarakatnya religius

"Saya yakin dengan dikonversinya Bank Nagari ini akan tumbuh karena market share produk syariah di Sumbar ini peluangnya masih sangat besar," kata Wapres.

Dia juga meyakini, konversi akan membuat investor global akan melirik Bank Nagari bila resmi berkonversi menjadi bank syariah

"Saya yakin investor global akan melirik Bank Nagari, bila resmi berkonversi menjadi bank syariah, menyusul Bank Aceh dan Bank NTB. Saya yakin dengan dikonversinya Bank Nagari, ini akan tumbuh," kata Wapres. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile