Kamis 12 Apr 2012 08:12 WIB

KPAI: Pembunuhan Anak Pelanggaran HAM

Rep: Roshma Widiyani/ Red: Hafidz Muftisany
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Aris Merdeka Sirait
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Aris Merdeka Sirait

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI-Pembunuhan anak sama dengan pelanggaran hak asasi. Hal ini dikatakan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Aris Merdeka Sirait. "Pembunuhan siapaun, termasuk anak, adalah pelanggaran hak asasi. Para pembunuh harus terima konsekuensi hukum yang berlaku," ujarnya.

Hal ini dikatakannya menanggapi pembunuhan balita, Veri Arofi (2,5)yang dilakukan ayah kandungnya. Pembunuhan terjadi di kampung Cibitung, Mustika Jaya, Bekasi.

Alasan stres dan tekanan ekonomi, tidak bisa menjadi pembenar tindakan tersebut. "Orang tua harusnya melindungi. Tidak membunuh, apalagi berencana menguburkan. Orang tua harus bisa berfikir dewasa dan menggunakan rasio," kata Aris.

Kejadian ini menjadi refleksi bagi orang tua dan masyarakat umum. Pembunuhan apapun alasannya tidak bisa dibenarkan. Apalagi bagi anak, yang dunianya adalah bermain. Aris mengatakan, bagi anak yang penting adalah bermain. Anak tidak peduli bagaimana kondisi sekitarnya. Orang tua harus menerima konsekuensi itu.

Anak sering jadi korba kekerasan. "Hal ini memang fakta. Pelaku kekerasan terhadap anak, biasanya adalah orang terdekat," ujar Aris.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Tahu gak? kalau ada program resmi yang bisa bantu modal usaha.

1 of 8
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوْا بِطَانَةً مِّنْ دُوْنِكُمْ لَا يَأْلُوْنَكُمْ خَبَالًاۗ وَدُّوْا مَا عَنِتُّمْۚ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاۤءُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْۖ وَمَا تُخْفِيْ صُدُوْرُهُمْ اَكْبَرُ ۗ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْاٰيٰتِ اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan teman orang-orang yang di luar kalanganmu (seagama) sebagai teman kepercayaanmu, (karena) mereka tidak henti-hentinya menyusahkan kamu. Mereka mengharapkan kehancuranmu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat. Sungguh, telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu mengerti.

(QS. Ali 'Imran ayat 118)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement