Rabu 31 Oct 2012 16:13 WIB

Stasiun BBG Jadi Permasalahan Bus Transjakarta

Rep: Rina Tri Handayani/ Red: Hazliansyah
Bus Transjakarta.
Foto: Republika/Aditya
Bus Transjakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Unit Pelaksa Transjakarta Busway, Muhammad Akbar, mengakui keluhan penumpang terkait waktu tunggu yang lama. Menurutnya hal tersebut disebabkan tiga hal, di antaranya jalur yang tidak steril.

Jalur transjakarta sering diserobot kendaraan pribadi ini menyumbang 50 persen permasalahan yang dihadapi manajemen.

 

Selain itu, permasalahan yang dihadapi transjakarta adalah terbatasanya stasiun bahan bakar gas. Menurutnya, di Jakarta hanya terdapat empat stasiun pengisian bahan bakar gas. Sementara armada transjakarta sebanyak 567 bus.

Dia mengatakan, sekali pengisian bahan bakar membutuhkan waktu dua sampai tiga jam dan dalam sehari dilakukan dua kali pengisian. Selain terbatas, dia menilai bahan bakar gas berkualitas rendah karena mengandung campuran oli.

 

Akbar juga mengatakan jumlah armada yang ada di Jakarta masih kurang. Karenanya, dia mengharap bantuan 1.000 bus dari gubernur DKI Jakarta. Sementara, dia mengaku akhir 2012 terdapat tambahan 102 bus, 36 di antaranya dari Dinas Perhubungan.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat dan kepolisian bisa bekerja sama menjaga jalur busway supaya steril. Dia juga berharap pihak terkait seperti Kementrian ESDM, Pertamina, dan Perusahaan Gas Negara (PGN) memperhatikan bahan bakar gas yang digunakan transjakarta.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement