REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Gubernur DKI Jakarta dari PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan menghormati rivalnya dalam Pilkada DKI 2012. Untuk menghadapi lawan-lawan yang cukup tangguh dan sudah punya nama serta modal kuat seperti Fauzi Bowo, Jokowi, dan Alex Noerdin, Hidayat mengaku tidak risau.
Pihaknya mengapresiasi Foke karena tertinggi di poling, tentu kader yang lain dalam konteks itu berkompetisi, keragaman partai dan kader, demokrasi tapi bukan democrazy. "Poling itu bukan pilkada, kalau poling adalah Pilkada buat apa ada KPUD. Mengenai Jokowi saya pun mengapresiasinya," tuturnya.
Hidayat sendiri diajukan oleh PKS yang memiliki 15 kuri di DPRD DKI. PKS menggandeng Politisi PAN Didik J Rachbini untuk mendampingi Hidayat. Meskipun secara resmi PAN mendukung pasangan incumbent Fauzi Bowo yang berpasangan dengan Narchrowi Ramli.