REPUBLIKA.CO.ID, VENEZUELA -- Sebuah jajak pendapat memprediksi Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro akan menang dalam pemilihan presiden mendatang. Ia digadang-gadang akan menggantikan posisi Presiden Chavez yang saat ini sedang menjalani perawatan akibat penyakit kanker.
Survei yang dilakukan oleh Hinterlaces, memberikan Maduro 50 persen suara. Sementara pesaingnya, Henrique Capriles hanya mendapat 36 persen.
Presiden Chavez memang belum memberikan statement resmi kepada publik mengenai tugasnya sebagai pemimpin negara, pascakepulangannya dari Kuba untuk menjalani operasi. Pasalnya ia masih harus melanjutkan perawatan kesehatannya.
Namun, publik Venezuela sudah memperkirakan kemungkinan mundurnya Chavez dari jabatan presiden. Apabila Chavez harus mundur, Mahkamah Konstitusi Venezuela mengatakan pemilihan presiden harus dilaksanakan dalan waktu 30 hari.
"Batas waktu presiden tergantung pada proses pemulihan medisnya," kata Anggota Seinor Partai Sosialis Chavez, Rodrigo Cabezas,