Jumat 19 Jul 2013 04:11 WIB

Pemeriksaan Choel Lengkapi Berkas Petinggi Adhi Karya

Rep: Bilal Ramadhan/ Red: M Irwan Ariefyanto
Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel Mallarangeng
Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel Mallarangeng

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka yang juga petinggi PT Adhi Karya, Teuku Bagus Mohammad Noor (TBMN) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang pada Jumat (19/7) ini. Pemeriksaan terhadap Andi 'Choel' Zulkarnain Mallarangeng untuk melengkapi berkas perkara Teuku Bagus. "Pemeriksaan Choel, itu maksud dan tujuannya untuk melengkapi berkas TBMN," kata juru bicara KPK, Johan Budi SP dalam jumpa pers di kantor KPK, Jakarta, Kamis (18/7).

Johan menambahkan apa yang ditanyakan dalam pemeriksaan terhadap Choel hampir sama dengan pemeriksaan sebelumnya. Tim penyidik hanya perlu melakukan penegasan terkait Teuku Bagus. Selain itu, Choel juga ditanya soal penerimaan uang, baik dari PT Global Daya Manunggal maupun dari Deddy Kusdinar.

Saat ditanya mengenai dokumen yang diserahkan Choel yang diduga transfer rekening uang dari Deddy Kusdinar, ia mengatakan belum mengetahuinya. Menurutnya penerimaan uang oleh Choel ini masih didalami penyidik.

"Tentu masih didalami oleh KPK berkaitan dangan penerimaan uang yang diterima oleh Andi Zulkarnain, apakah pemberian itu berkaitan dengan kasus Hambalang ataukah tidak. Kita belum dapat kesimpulan apakah ini terkait dengan Hambalang," tegasnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement