Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA
KTT APEC 2013

PM Singapura: Korupsi Seperti Kanker

Ahad 06 Oct 2013 04:40 WIB

Red: Djibril Muhammad

Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong

Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong

Foto: Telegraph

REPUBLIKA.CO.ID, NUSA DUA, BALI -- Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong mengibaratkan korupsi seperti penyakit kanker yang menggerogoti suatu bangsa sehingga perlu komitmen dan penanganan serius dari pemerintah suatu negara.

 

"Anda bisa mengambil satu bagian kecilnya, tetapi hal itu akan tetap berada di sistem dan bisa tumbuh kembali sewaktu-waktu," kata Lee dalam satu sesi diskusi di APEC CEO Summit 2013 di Nusa Dua, Bali, Ahad (6/10).

Lee mengatakan setiap negara punya cara masing-masing untuk memberantas korupsi dan kisah suksesnya pun berbeda.

"Semuanya tergantung bagaimana pemerintah menerapkan kebijakan yang tegas, karena sangat jelas bahwa korupsi sangat mempengaruhi iklim investasi di suatu negara," katanya.

Lembaga Transparansi Internasional pada 2012 menempatkan Singapore sebagai negara dengan tingkat korupsi terendah kelima di dunia setelah Denmark, Finlandia, Selandia Baru dan Swedia.

Sebagai gambaran, Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB) Singapura bahkan sempat mengungkap skandal sindikat kriminal terorganisir yang sengaja mengatur hasil pertandingan sepak bola di negara itu.

Namun Singapura sendiri sering dituding sebagai tempat persembunyian berbagai buronan kasus korupsi dari Indonesia.

Kerja sama ekstradisi terhadap buronan kasus korupsi antara pemerintah RI dan Singapura memang telah lama disahkan.

Tetapi pihak Singapura mensyaratkan perlu ada bukti otentik yang mendukung tuduhan memang orang yang diburu adalah koruptor dan asetnya di Singapura merupakan hasil korupsi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile